Label

Senin, 14 Mei 2012

RASIO KEUANGAN BANK


RASIO KEUANGAN BANK


A.   PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS RASIO
Untukmengetahuikondisikeuangansuatu bank, makadapatdilihatlaporankeuangan yang disajikanolehsuatu bank secaraperiodik.Laporaninijugasekaligusmenggambarkankinerja bank selamaperiodetersebut.Laporaninisangatbergunaterutamabagipemilik, manajemen, pemerintahdanmasyarakatsebagainasabah bank, gunamngetahuikondisi bank tersebut.Setiaplaporan yang disajikanharuslahdibuatsesuaidenganstandar yang telahditetapkan.
Agar laporaninidpaatdibacasehinggamenjadibearti, makaperludilakukananalisaterlebihdahulu.Analisis yang digunakanadlahdenganmenggunakanrasio-rasiokeuangansesuaidenganstandar yang berlaku.
1.    RasioLikuiditas
Rasioinibertujuanuntukmengukurseberapalikuidsuatu bank.Dalamrasioiniterdiridaribeberapajenisrasio, yaitu :
         Quick Ratio
         Investing Policy Ratio
         Banking Ratio
         Assets to Loan Ratio
         InvesmentPortofolio Ratio
         Cash Ratio
         Loan to Deposit Ratio (LDR)
         Investment Risk Ratio
         Liquidity Risk Ratio
         Credit Risk Ratio
         Deposit Risk Ratio
2.    RasioSolvabilitas
Rasioinibertujuanmengukurefisiensi bank dalammenjalankanaktivitasnya.Dalamrasioiniterdiridaribeberapajenis, yaitu :
·         Primary Ratio
·         Risk Assets Ratio
·         Secondary Risk Ratio
·         Capital Ratio
·         Capital Risk
·         Capital Adequacy Ratio
3.    RasioRentabilitas
Rasioinibertujuanmengukurefektivitas bank dalammencapaitujuannya. Dalamrasioiniterdiridaribeberapajenis, yaitu :
·         Gross Profit Margin
·         Net Profit Margin
·         Return on Equity Capital
·         Gross Yeild on Total Assets
·         Gross Profit Margin on Total Assets
·         Net Income on Total Assets
·         Rate Return on Loan
·         Interest Margin on Earning Assets
·         Interest Margin on Loans
·         Leverage Multiplier
·         Assets Utilization
·         Interest Expense Ratio
·         Cost of Pund

B.   RASIO LIKUIDITAS
RasioLikuiditasmerupakanrasiountukmengukurkemampuan bank dalammemenuhikewajibanjangkapendeknyapadasaatditagih.Dengan kata lain, dapatmembayarkembalipencairandanadeposannyapadasaatditagihsertadapatmencukupipermintaankredit yang telahdiajukan. Semakinbesarrasioinisemakinlikuid.
Untukmelakukanpengukuranrasioini, memilikibeberapajenisrasio yang masing-masingmemilikimaksuddantujuantersendiri.Adapunjenis-jenisrasiolikuiditassbagaiberikut :


1.    Quick ratio
Quick ratiomerupakanrasiountukmengukurkemampuan bank dalammemenuhikewajibannyaterhadapparadeposan (pemiliksimpanangiro, tabungan, dandeposito) denganharta yang paling likuid yang dimilikiolehsuatu bank.
Rumusuntukmencari quick ratio sebagaiberikut :
Quick Ratio =   x 100%
2.    Investing Policy Ratio
Investing Policy Ratio merupakankemampuan bank dalammelunasikewajibannyakepadaparadeposannyadengancaramenglikuidasisurat-suratbeharga yang dimilikinya.
RumusuntukmencariInvesting Policy Ratio sebagaiberikut :
Investing Policy Ratio =   x 100 %
3.    Banking Ratio
Banking Ratiobertujuanmengukurtingkatlikuiditas bank denganmembandingkanjumlahkredit yang disalurkandenganjumlah deposit yang dimiliki. Semakintinggirasioini, makatingkatlikuditas bank semakinrendahtingkatlikuiditas bank.
RumusuntukmencariBanking Ratiosebagaiberikut :
Banking Ratio =  x 100 %
4.    Assets to Loan Ratio
Assets to Loan Ratiomerupakanrasiountukmengukurjumlahkredit yang disalurkandenganjumlahharta yang dimiliki bank.Semakintinggitingkatrasio, menunjukansemakinrendahnyatingkatlikuiditas bank.
RumusuntukmencariAssets to Loan Ratio sebagaiberikut :
Assets to Loan Ratio = x 100%
5.    InvesmentPrortofolio Ratio
InvesmentPrortofolio Ratio merupakanrasiountukmengukurtingkatlikuiditasdalaminvestasipadasurat-suratberharga.
Untukmenghindarirasioini, perludiketahuiterlebihdahulu securities yang jatuhwaktunyakurangdarisatutahun, yang digunakanuntukmenjamindepositojikaada.
6.    Cash Ratio
Cash Ratio merupakanrasiountukmengukurkemampuan bank melunasikewajiban yang harussegaradibayardenganhartalikuid yang dimiliki bank tersebut.
RumusuntukmencariCash Ratio sebagaiberikut :
Cash Ratio =   x 100%
7.    Loan to Deposit Ratio (LDR)
Loan to Deposit Ratio (LDR) merupakanrasiountukmengukurkomposisijumlahkredit yang diberikandibandingdenganjumlahdanamasyarakatdan modal sendiri yang digunakan. BesarnyaLoan to Deposit Ratio menurutperaturanpemerintahmaksimumadalah 110%.
RumusuntukmencariLoan to Deposit Ratio sebagaiberikut :
Loan to Deposit Ratio =  x 100%
                                   
PengukuranRisiko-risiko
1.    Investment Risk Ratio
Investment Risk Ratio merupakanrasiountukmengukurrisiko yang terjadidalaminvestasisurat-suratberhargayaitudenganmembandingkanhargapasarsuratberhargadengannominalny. Semakintinggirisikoinibeartisemakinbesarkemampuan bank dalammenyediakanalat-alatlikuid.
RumusuntukmencariInvestment Risk Ratio sebagaiberikut :
Investment Risk Ratio =    x 100%


2.    Liquidity Risk
Liquidity Risk merupakanrasiountukmengukurresiko yang akandihadapi bank apabilagagluntukmemenuhikewajibanterhadapparadeposannyadenganharta liquid yang dimilikinya.
RumusuntukmencariLiquidity Risk sebagaiberikut :
Liquidity Risk =   x 100%
3.     Credit Risk Ratio
Credit Risk Ratio merupakanrasiountukmengukurresikoterhadapkredit yang disalurkandenganmembandingkankreditmacetdenganjumlahkredit yang disalurkan.
RumusuntukmencariCredit Risk Ratio sebagaiberikut :
Credit Risk Ratio = x 100%
4.    Deposit Risk Ratio
Rasioinidigunakanuntukmengukurrisikokegagalan bank membayarkembalideposannya.
RumusuntukmencariDeposit Risk Ratio sebagaiberikut :
Deposit Risk Ratio =  x 100%



C.   RASIO SOLVABILITAS
Merupakankemampuan bank mencarisumberdanauntukmembiayaikegiatannya. Bisajugadikatakanrasioinimerupakanalatukuruntukmelihatkekayaan bank untukmelihatefisiensibagipihakmanajemen bank tersebut.
  1. Primary Ratio
Merupakanrasiountukmengukurapakahpermodalan yang dimilikisudahmemadaiatausejauhmanapenurunan yang terjadidalam total asset masukdapatditutupiolehcapital equity.
RumusuntukmencariPrimary Ratio sebagaiberikut :
Primary Ratio =  x 100%
  1. Risk Assets Ratio
Merupakanrasiountukmengukurkemungkinanpenurunan risk assets.
RumusuntukmencariRisk Assets Ratio sebagaiberikut :
Risk Assets Ratio =  x 100%
  1. Secondary Risk ratio
Merupakanrasiountukmengukurpenurunanaset yang mempunyairisikolebihtinggi.
RumusuntukmencariSecondary Risk ratio sebagaiberikut :
Secondary Risk ratio =    x 100%
  1. Capital Ratio
Merupakanrasiountukmengukurpermodalandancadanganpenghapusandalammenaggungpekreditan, terutamaresiko yang terjadikarenabungagagalditagih.
RumusuntukmencariCapital Risk sebagaiberikut :
Capital Risk =  x 100%
  1. Capital Risk samadengan Secondary Risk Ratio
  2. Capital Adequacy ratio 1 (CAR1 )
Untukmencarirasioiniperluterlebihdahuluuntukdiketahuiberapabesarnyaestimasiresiko yang akanterjadidalampemberiankreditdanresiko yang akanterjadidalamperdagangansurat-suratberharga.
Capital Adequacy Ratio 2 (CAR2)
RumusuntukmencariCapital Adequacy Ratio 2sebagaiberikut :
CAR2 =  x 100%
           
D.   RASIO RENTABILITAS
Rentabilitasrasioseringdisebutprofitabilitasusaha.Rasioinidigunakanuntukmengukurtingkatefisiensiusahadanprofitabilitas yang dicapaiolehbank  yangbersangkutan. Rentabilitasrasioiniterdiridari :


1.    Gross Profit Margin
Rasioinidigunakanuntukmengetahuipersentasilabadarikegiatanusahamurnidari bank yang bersangkutan.Setelahdikurangibiaya-biaya.
RumusuntukmencariGross Profit Marginsebagaiberikut :
Gross Profit Margin =  x 100%
                       
2.    Net Profit Margin
Net Profit Margin merupakan rasio untuk mengukur kemampuan bank dalam menghasilkan net income dari kegiatan operasi pokoknya.
Rumus untuk mencari Net Profit Margin sebagai berikut :
Net Profit Margin  =  x  100%
3.    Return on Equity Capital atau ROE
Return on Equity Capital atau ROE merupakan rasio untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola capital yang ada untuk mendapatkan net income.
Rumus untuk mencari return on equity capital sebagai berikut :
Return on Equity Capital  = x  100%


4.    Return on Total Assets
a.    Gross Yield on Total Assets
Untuk mengukur kemampuan manajemen menghasilkan income dari pengelolaan assets.
Rumus untuk mencari Gross Yield on Total Assets sebagai berikut :
Gross Yield on Total  =    x  100%
b.    Net Income Total Assets
Utuk mengukur kemampuan manajemen dalam memperoleh profatibilitas dan manajerial efisiensi secara overal.
Rumus untuk mencari Net Income Total Assets sebagai berikut :
Net Income Total Assets  = x  100%
5.    Rate Return on Loans
Analisis ini digunakan  untuk mengukur kemampuan manajemen dalam mengelola kegiatan perkrditannya.
Rumus untuk mencari Rate return on loans sebagai berikut :
Rate return on loans  =  x  100%
6.    Interest Margin on Earning Assets
Merupakan rasio untuk mengukur kemampuan manajemen dalam mengendalikan biaya-biaya.
Rumus untuk mencari Interest Margin on Earning Assets  sebagai berikut :
Interest margin on earning asset =x 100%
7.    Leverage Multiplier
Merupakan alat ukur mengukur kemampuan manajemen dalam dalam mengelola asetnya, karena adanya biaya yang harus dikeluarkan akibat penggunaan aktiva.
Rumus untuk mencari Leverage Multiplier sebagai berikut :
Leverage Multiplier  =  x 100%
8.    Assets Utilization
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sejauhmana kemampuan manajemen suatu bank dalam mengelola aset dalam rangka menghasilkan operating income  dan nonoperating income.
Rumus untuk mencari Assets utilization  sebagai berikut :
Assets Utilization  =x100%
9.    Interest Expense Ratio
Rasio ini digunakan untuk mengukur besarnya persentase antar bunga yang dibayar kepada para deposannya dengan total deposit yang ada di bank.
Rumus untuk mencari interest expense ratio sebagai berikut :
interest expense ratio  = x  100%
10. Cost of Fund
Merupakan rasio untuk mengukur besarnya biaya yang dikeluarkan untuk sejumlah deposit yang ada di bank tersebut.
Rumus untuk mencari cost of fund  sebagai berikut :
Cost of fund  =    x  100%
11. Cost of Money
Rumus untuk mencari cost of money  sebagai berikut :
Cost of money  =  x 100%
12. Cost of Loanable Fund
Rumus untuk mencari Cost of Loanable Fund sebagai berikut :
Cost of Loanable Fund  =   x 100%
13. Cost of Operable Fund
Rumus untuk mencari cost of operable fund sebagai berikut :
cost of operable fund  = x 100%


14. Cost of Efficiency
Digunakan untuk mengukur efisiensi usaha yang dilakukan oleh bank. Atau mengukur besarnya biaya bank yang digunakan untuk memperoleh earning assets.
Rumus untuk mencari cost of efficiency sebagai berikut :
Cost of efficiency   = x 100%

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar