Label

Minggu, 13 Mei 2012

PUBLIC ADMINISTRATION


Dalam bukunya public administration and public affairs, Nicholas Henry mengemukakan sebuah pendapat tentang adanya suatu kekhawatiran dalam politik dan intelektual di dalam administrasi publik. Seorang ilmuan bernama Simon mengemukakan sebuah bidang baru mengenai penyelidikan dalam administrasi public seperti sosiologi, administrasi bisnis, dan psikologi social sebagai dasar untuk analisis dalam pengambilan keputusan. Dan ketiga tahapan itu dihubungkan dengan administrasi publik dengan ilmu polituk.
Pada tahun 1960-1962 administrasi public tidak dimasukan sebagai bagian dari ilmu politik namun dijadikan sebuah disiplin dalam ilmu politik. Pada tahun 1967, administrasi publik dikategorikan sebagai pengorganisasian didalam ilmu politik. Pada tahun 1968, di dalam administrasi publik dikatakan adanya ketidakpedulian atau bermusuhan antara administrasi publik denagn ilmu politik sehingga dikataka sebagai “warga negara kelas dua.” Dalam bukunya juga Nicholas Henry, mengungkapkan tentang studi kasus di dalam administrasi publik. Study kasus ini ditunjukan untuk pengembangan di dalam bidnag administradi publik sebagai pengajaran dalam pembuatan keputusan di dalam lingkungan administrasi publik.
Didalamnya juga diungkapkan suatu perbandingan dan pengembangan di dalam administrasi yang berdasarkan dengan prinsip-prinsip administrasi. Dalam pengembangannya administrasi muncul sebagai sebuah intelektual yang dijadikan sebagai perubahan pemikiran di dalam administrasi publik. Dengan melakukan efesiensi dan efektivitas dalam melaksanakan kepentingan politik oleh pemerintah. Administrasi jga membahas tentang motivasi yang juga dijadikan intelektual dalam dunia administrasi publik. Namun, kadang kala timbul juga sebuah dilemma intelektual yang dikarenakan adanya keterlbatan praktisi didalam dunia nyata yang mengungkapkan teori pembangunan dalam mencari suatu pengetahuan. Sehingga banyak kritik yang muncul mengenai paradigm sebelumnya.
Administrasi public sebagai ilmu politik muncul karena adanya kritik pada paradigm sebelumnya. Yang memaksa administrasi public kembali pada disiplinnya yang lama yaitu ilmu politik. Yang lokusnya ada pada birokrasi pemerintahan, tetapi fokusnya tifak begitu jelas karena berbaur dengan ilmu politik. Hubungan administrasi public dengan ilmu politik memiliki kehiilangan suatu identitasnya yang ada pada ruang lingkup, tekanan dan identik dengan ilmu politik. Untuk mencapai suatu jati dri sebagai suatu bidang studi memerlukan waktu yang lama dan panjang.
Dari pembaharuan tentang paradigm ketiga ini memunculkan berbagai prinsip yang dapat dijadikan suatu landasan dalam administrasi di dalam ilmu poltik, yang dikemukakan oleh Herbert Siomon dalam prinsip manajemen ilmiah , yaitu POSDCORD :
P : planning
O : organizing
S : staffing
D : directing
CO : coordinating
R : reporting
D : budgeting
Setelah itu muncul suatu pendapat yang dikemukakan oleh Morstein Mark (dalam elemen of public administration) tentang pemisahan politik dan ekonomi sebagai suatu hal yang tidak realistic dan tidak mungkin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar