Label

Senin, 14 Mei 2012

PENDIRIAN BADAN USAHA




Orang mendirikan badan usaha berdasar alasan yang berbeda-beda, tetapi alasan utamanya adalah untuk mendapatkan laba, umumnya meliputi :
1.      Untuk hidup
2.      Bebas atidk terikat
3.      Dorongan social
4.      Mendapatkan kekuasaan
5.      Melanjutkan usaha dari orang tuanya
6.      Lain-lain

Dalam pendirian badan usaha ini banyak sekali masalah-masalah yang harus dihadapi diantaranya ialah :
1.      Barang dan jasa yang akan dijual
2.      Pemasaran barang dan jasa tersebut
3.      Penentuan harga barang dan jasa
4.      Pembelian
5.      Kebutuhan tenaga kerja
6.      Organisasi intern
7.      Pembelajaran
8.      Jenis badan usaha yang akan dipilih dan lain-lainnya.

1.      Barang dan jasa yang akan dijual
Sifat barang atau jasa yang akan dijual mempengaruhi fase-fase atau proses dalam perusahaan. Apabila barang-barang yang dimaksud sudah dihasilkan oleh perusahan, maka perusahaan perlu mengadakan perubahan dalam hal design, bentuknya, kualitasnya, bahan yang dipakai dan lain-lainnya.
2.      Pemasaran barang dan jasa
Pengusaha yang melalaikan atau mengabaikan usaha memperkirakan kemungkinan berapa besar / luasnya penjualan dari barang-barangnya, akan mengalami kesukaran. Maka biasanya perusahaan segera mengadakan investasi besar-besaran.
Semuanya ini diperlukan untuk mengetahui gelombang atau musim-musim penjkualan untuk mengatur produksi, pembelian bahan-bahan dan tenaga-tenaga kerja yang diperlukan. Harus ditentukan pula saluran distribusinya, yaitu apakah melalui pedagang besar ke pedagang kecil terus konsumen, ataukah melalui cara yang lain. Dalam hal in perlu dipikirkan bagaomana supaya perusahaan lebihdekat dengan konsumennya. Perlu pula doperhitungkan adpertensi, hubungannya dengan para langganan, jaminan barang-barangnya dan lain-lain, ini semua merupakan tugas dari manajer pemasaran.
3.      Penentuan harga barang dan jasa
Harga barang dan jasa perlu ditetapkan guna menghadapi para pesaing-pesaing.


4.      Pembelian (sebelum perusahaan berjalan dan sesudah perusahaan berjalan)
Dalam kepribadian (manufacturing) diperlukan investasi / capital jangka panjang, yaitu untuk :
a.       Mesin-mesin, gedung-gedung dan sebagainya
b.      Waktu penyerahan / penerimaan perlu diatur
c.       Pelayanan dan penjualan, pengawasan terhadap ajenis barang-barang yang dibeli perlu ditentukan syarat-syaratnya.
Tujuan pembelian ini adalah untuk menjamin tersedianya bahan-bahan dengan ongkos-ongkos minim sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
5.      Penentuan kebutuhan personalia
Jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk melaksanakan fungsi-fungsi dalam perusahaan pada tingkata tertentu memerlukan skill dalam bidang-bidang sepertia pemasaran, penentuan harga, dan lain-lain.
Tujuan personnel management (manajemen personalia) adalah menyediakan tenaga-tenaga dengan skill yang diperlukan, meminimumkan “labor turnover” dan ongkos-ongkos melalui kebijaksanaan personalua yang baik, yaitu abaik secara formal maupun informal.
6.      Organisasi intern
Bekerjasama suatu perusahaan, memerlukan suatu pengambilan keputusan, serta bekerjanya perusahaan itu harus sesuai dengan keputusan-keputusan tersebut.
7.      Pembelajaan perusahaan
Persoalan pembelanjaan perusahaan ini timbul sewaktu perusahaan akan didirikan. Jumlah dan tipe dana yang tersedia harus pula disesuaikan dengan kebutuhannya.
8.      Tipe pemilihan perusahaan,
Pada umumnya ada aempat tipe perusahaan
a.       Perusahaan perseorang
b.      Firma
c.       Perseroan komanditer
d.      Perseroan terbatas
Tipe pemilikan ini adalah suatu alat untuk mencapai tujuan perusahaan. Tipe pemilikan yangdilih oleh perusahaan ditentukan oleh syarat-syarat dari perusahaan misalnya untuk perusahaan yang kecil, biasanya berbentuk perusahaan perseorangan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar