Label

Senin, 14 Mei 2012

PENCEMARAN LINGKUNGAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA



1. Pengertian pencemaran
Pencemaran atau polusi adalah sesuatu yng dapat mengganggu kesehatan manusia karena ada perubahan lingkungan secara fisik. Dimanapun kita tinggal atau berada pasti kita akan merasa senang seandainya tempat tinggal kita itu sesuai dengan dengan harapan kita. Lingkungan yang serasi atau sesuai bagi seseorang atau kelompok manusia akan menciptakan kenikmatan, keamanan, dan kesejahteraan. Oleh karena itu, semua makhluk hidup selalu berusaha untuk menciptakan lingkungan hidup yang baik dan sesuai dengan dirinya.
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan segala benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk didalamnya manusia dengan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Berbagai macam perubahan tata lingkungan yang disebabkan oleh manusia telah dilakukan. Kemajuan tekhnologi yang banyak dirasakan manfaatnya oleh manusia juga dapat menimbulkan dampak bagi lingkungan. Akhir-akhir ini dampak yang sering dirasakan oleh kita adalah masalah lingkungan.
2. Macam-macam Pencemaran
Pencemaran dapat berupa pencemaran udara, air, tanah, suara, dan panas.
a.    Pencemaran Udara.
Udara merupakan faktor yang sangat vital bagi seluruh makhluk hidup untuk melagsungkan kehidupannya. Itulah sebabnya kalau struktur udara mengalami perubahan, maka kehidupan akan mengalami gangguan.
Dengan kemajuan yang dicapai oleh manusia dewasa ini masalah polusi telah, menimbulkan kekhawatiran banyak penduduk, terutama yang tinggal di kota-kota besar dan daerah industri.
Faktor-faktor yang menimbulkan pencemaran udara, antara lain :
·         Pembakaran Minyak
Baik dalam bidang transportasi dan industri, minyak sebagai bahan bakar yang bahan-bahanya terdiri dari zat organic mengalami perubahan tatkala digunakan. Bahan organic tersebut mengalami pembakaran yang tidak sempurna, sehingga akan menimbulkan sisa-sisa pembakaran. Peristiwa pembakaran itu menghasilkan zat-zat yang terlepas ke udara sebagai zat pencemar yang mengganggu kesehatan. Sebagai contoh : dalam bentuk gas karbon monoksida (CO), nitrogen oksida, belerang oksida, hidrokarbon, dan partikel-partikel yang lain.
·         Debu Mineral dan Logam Racun
Usaha-usaha di bidang industri atau non-industri yang banyak dilakukan manusia akhir-akhir ini sebagai contoh industri besi baja, timah, mangan, dan lain-lain dapat menghasilkan bermacam-macam debu. Debu-debu itu akan mengotori lingkungan disekitar kita. Disamping benda-benda yang berbentuk debu, ke udara juga dapat diterbangkan zat-zat yang bersifat racun yang berasal dari proses industri logm. Zat-zat tersebut dinamakan logam racun yang antara lain berasal dari arsenic, timah hitam, mercuri, dan sebagainya.
·         Pencemaran yang disebabkan oleh Alam
Manusia tidak selamanya menjadi faktor penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Alam lingkungan juga dapat merupakan salah satu sumber terjadinya pencemaran, misalnya saja terjadi bencana alam meletusnya gunung berapi. Akibat yang dapat ditimbulkan oleh meletusnya gunung berapi yaitu : pencemaran udara yang disebabkan oleh debu-debu yang dikeluarkan oleh gunung yang meletus,  timbulnya racun yang sangat berbahaya bagi seluruh kehidupan, kenaikan temperature udara di sekitar lokasi terjadinya letusan.
·         Pencemaran yang Disebabkan oleh hujan asam
Sebagaimana dikemukakan diatas, di udara ini terdapat nitrogen dan belerang yang dihasilkan oleh asap kendraan bermator atau disebabkan oleh industri. Zat tersebut akan dikembalikan ke bumi oleh hujan dalam bentuk asam. Hasil inilah yang disebut hujan asam.

b.    Pencemaran  Air
Air merupakan kebutuhan mutlak bagi makhluk hidup tidak satu pun makhluk hidup yang dapat melepaskan diri dari kebutuhan akan air. Air yang aman dan dapat dipergunakan sebagai air minum diartikan sebagai air yang pada tingkat minimal dan terlindung dari pencemaran biologis ( terutama bibit penyakit ) dan segala bentuk racun.
Beberapa faktor yang menyebabkan pencemaran air yaitu berupa :
·         Buangan limbah Industri
Dari berbagai macam industri, terutama industri kimia, akan  menghasilkan bermacam-macam sampah atau sisa-sisa proses yang proses yang dibuang ke dalam selokan, sungai, danau, dan laut. Buangan ini akan mengubah sifat dan struktur air yang berarti air tersebut telah terkena polusi dan pencemaran limbah.
·         Buangan Sampah
Perubahan sifat dan struktur air dapat pula terjadi karena pembuangan sampah yang berlebihan ke dalam suatu perairan. Keadaan tersebut akan menimbulkan terganggunya keseimbangan dalam air, bahkan dapat menimbulkan penyakit bagi manusia dan hewan. Hal ini karena adanya bakteri, virus, dan protozoa yang dapat menimbulkan penyakit ynag menular dengan perantaraan air, misaalnya disentri, kolera, dan tifus.
·         Penggunaan Zat-zat Kimia
Penggunaan zat-zat kimia sebagai bahan pencuci, terutama yang bersifat deterjen dapat menyebabkan pencemaran air. Deterjen ini dapat membunuh mikro maupun makro organisme yang hidup di dalam air.
·         Penggunaan Pestisida dan Insektisida
Pestisida dan Insektisida dipergunakan untuk membasmi hama dan tentunya zat tersebut tidak hilang begitu saja. Bila hujan turun, zat tersebut hanyut terbawa air ke dalam parit-parit, selokan-selokan, sungai, dan sampai laut. Di dalam zat tersebut terdapat zat antibiotika yang akan membunuh mikroorganisme atau bahkan ikan-ikan.

c.    Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah terutama disebabkan oleh buangan samah yang di dalamnya terdapat bermacam-macam bahan plastic, botol bekas, kaleng, dan bahan lainnya. Bahan plastic dan kaca tidak dapat hancur hal ini akan mengakibatkan produktivitas tanah berkurang.

d.    Pencemaran Suara
Perkembangan tekhnologi dewasa ini banyak menimbulkan kebisingan yang disebabkan oleh suara industri, kendaraan, kapal terbang, dan lain-lain. Hal ini menimbulkan suara yang tidak teratur frekuensinya tinggi akan mengganggu lingkungan dan ketenangan manusia. Para peneliti menyatakan, bahwa pengaruh suara bising yang terus-menerus dapat menyebabkan seseorang berakibat sakit jantung, tuli, dan gila.


e.    Pencemaran panas
Pembakaran dari bahan-bahan baker pada industri dan kendaraan, kapal terbang, kapal laut, dan pembakaran dalam rumah tangga akan dapat mengakibatkan naiknya temperature udara disekitarnya. Kenaikan temperature ini dapat pula digolongkan sebagai pencemaran. Di kota-kota besar, seperti Jakarta, sangat besar pengaruhnya bagi masyarakat.

3.  Akibat Pencemaran Lingkungan
Dari berbagai bentuk pencemaran diatas mulai dari pencemaran udara, air, tanah, suara, dan panas. Dapat kita ketahui bahwa akibat-akibat pencemaran itu adalah sebagai berikut :
Pencemaran udara akan mengakibatkan polusi yang disebabkan oleh polutan yang dapat berpengsruh pada jantung, paru-paru, dll.
Pencemaran air akan menimbulkan penyakit yang berpengaruh pada system saraf dan system pencernaan manusia.
Pencemaran tanah akan mengakibatkan produktivitas tanah berkurang.
Pencemaran suara akan menimbulkan penyakit jantung, tuli, dan gila.
Pencemaran panas akan menaikan temperature yang tinggi pada lingkungan sekitar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar