Label

Senin, 14 Mei 2012

NOTA PEMBELAAN ( P L E I D O I )




Sdr. Ketua Majelis Hakim yang terhomat,
Sdr. Jaksa Penuntut Umum, dan Hadirin yang terhormat,
I.            PENDAHULUAN
Sebelum saya mengucapkan Notes Pembelaan, peBenankanlah saya ledebih dahulu unWk menyatakan puti syukur kehadiral Tuhan Yang Mans Esa yang telah memberikan bimbingan dan kekuatan seha telah berkenan melimpahkan segala rahmat, taufik dan h,dayah-Nya dalam usaha mengejar, menggali guna menemukan hakekal kebenaran dan keadilan.
Selanjutnya Izlnkanlah saya menyampaikan rasa terima kasih yang dada terhingga kepada Sdr. Ketua Majelis yang telah memimpin persidangan terdakwa LANANG in, seoara lancar dan telah melakukan pemeriksaan secara telili dan tegas sehlngga usaha untuk memperoleh kebenaran materiil dalam mengungkapkan perkara yang kinl berada di hadapan kita sebagaimana yang didakwakan terhadap terdakwa LANANG telah selesai.
Ucapan tedmakasih pules saya sampaikan kepada Sdr. Jaksa Penuntut Umum yang dengan segala daya upaya, jedh payah telah membantu menemukan kebenaran ditinjau dan sudut kepentingannya sebagai Jaksa penuntut umum yaitu dan pandangan subyektif dan posta, yang obyektif terhadap perkara yang tengah kita hadapi sekarang ini.
Berbeda dengan pihak saya sebagai Pembela atau Penasettal Hukum dan terdakwa yang mempunyai pandangan dan pendirian objektif dan posisi yang subyektif.
Uraian saya, nanti hendaknya dinilai semata-mata sebagai peninjauan perkara yang sedang kita hadapi, sebagai persoalan hukum, khususnya hukum pidana dan dimana perlu Hukum Acara Pidana dilihat dan sudut pembelaan.

Sdr. Ketua Yth….
Sebagaimana kita ketahui, bahwa di dalam tiap-tiap perkara pidana, surat dakwaan mendudukl tempest yang sangat penting, karma surat dakwaan mempakan dasar dan pemeriksaan dl persidangan dan juga dasar dan keputusan yang akan dljatuhkan oleh Pengadilan nanti.

II.          MENGENAI SURAT DAKWAAN.
Dalam bagian ini seorang Penasehat hukum memulai mengemukakan sebagai berikut :
Setelah kata-kata permulaan atau data pendahuluan ini, saya hendak memohon perhatian lebih jauh tentang surat dakwaan yang dikemukakan Sdr. Jaksa Penuntut Umum terhadap terdakwa.
Primair        :    bahwa dia pada tanggal 3 Juli 2002 setidak-tidaknya
Dalam bulan Juli 2002 di Kota Malang.
1.      Dengan sengaja.
2.      Telah membiarkan seseorang yang ada dibawah yang ada di bawah perawatannya dalam keadaan tidak berdaya.
(Pasal 304 jo 306 KUHP).
Subsidair      :    bahwa dia pada tanggal dan tempat yang sama dalam surat dakwaan primair, karena :
1.      Kelahirannya telah mengakibatkan malinya orang,
2.      Dan seterusnya. (pasal 359 jo 361 KUHP).

Mengenai dakwaan Primair: dengan aengaja.
Jika kita menelaah lebih jauh 5urat tuduhan tersebut maka ampaklah dengan nyata bahwa pods tuduhan primair onset 304 KUHP ('verlating van hulp6ehoevenden") anasir yang terpenting lalah syarat`op:eY.
Dilelakkan Istilah opzettelijk, dengan sengaja, pace nagian depan daripada pasal 304 KUHP Itu memang telah terjadl dengan maksud lertentu don pembuat undang-undang. Hams ads opzel, suatu maksud, willens on wetens dari si terdakwa terhadap semua unsurunsurdaripada dolik lersebut.
Hal ini telah dijelaskan dengan tegas oleh Noyon Langemeyer'. 'VOOr hat misdn4is opzet, en wel, wegens de plaafsing van Set oord opzettelijk, een opzef gericht op al de elemenfen. De dader meet du' cok zijn wettelijke of confrdcfuele verplich(ing hebben willen venvaadozen". (Net wetback van Stralrecht verklaard, de dmk, 7954, Il, catafan no. 6 bawah pasal 255
N.VJ v. S.h242) .
Romme menjelaskan bahwa semula istilah Op2eftellijk ditaruh pada ["'pat an,, yak,l dl depan kata-kata "in con hulpeloozen foestand". Tetapi kemudian, karena pembuat undang-undang menghendaki suaW opzet yang bukan hanya ditujukan kepada pambawa alau membiarkan si korban dalam keadaan tak berdaya, make telah dlrobah pen-pat kata-kata opzettehjk ml ke bagian depan ca, kallmat hingga meliputi
ua baglan daripada bagian unsur-unsurdelik Ini (ROmme, disertasi,
rt 46)
Untuk dapat dipersalahkan melanggar pasal 304 KUHP ini terdakwa anus tedbukti
1. Dengan sengaja mau mengabaikan secara sangat kewalibankewallban menurut perjanjian,
2 Dengan sengaja hendak membiarkan pasien dalam keadaan tak berdaya.
Apakah syarat spent (sengaja) Ini dipenuhi ?
MenuM tlemat kami sepan7ang pemenksaan dalam sidang same sekall Oak terbukti adanya opzef secara willens on welens dad pihak terdakwa. Juga seWmh jalannya pemenksaan can alat-alat pembukUan yang dia7ukan oleh pihak penuntut umum di muka sidang leak ada yang dM1Ujukan kepada unsur opzet(elijk yang terpenting ini.
Yang kita sakslkan ialan bahwa hanya hendak coba dipersalahkan karena dalam waklu bar, operas, hingga 6 her, pertama tidak cukup menengok pasien dan tatkala Wka operas, terbukab tidal segera Member penulongan dengan tale, langsung menjahit kembali luka tersebut ([,hat juga dalam hubungan in,, susunan danpada surat dakwaan yang dab dvraikan tad,).
Jadl nanya "kelalaln (schuld, culpa) telapi bukannya "dolus" yang dipentingkan. Jelas kiranya bahwa anaslr opzettelijk Sama sekall tidak nyata dalam perkara Ini.
Karena adanya a r'opzef" dousJ m maka pertama-tama hams ditentukan bah- terdakwa m ang mempunyai kelnsyatan (be wushi]n) bahwa I wajib menurul hukum untuk memberikan perawatan (verpleging) itu.
Lan daripada iW haruslah ia mempunyai kemauan untuk membawa atau memblarkan si pas- Salem keadaan yang tall berdaya. Terdakwa bar,, mengetahui bahwa 51 korban berada dalam "keadaantak berdaya"Ilu.

Seperti Kata Romme . "De dader moat dos hat bewushijn gehab nabbed, dot hy tot ondeAtoud, verpleging of verzorging rechtens vedicht was: bovendian moat hij den wit gehad nebben, on then person in een hulpeloozen toestand te bregen of te laten ", disertasi halaman 47).
Semua unsur-unsur Inl tidak terbukti ada pada lerdakwa.
Mengenai dakwaan primair : Unsur memblarkan pasien dalam keadaan tidak berdaya.
1. Sama sekali tidak ada opzet dari terdakwa untuk membiarkan pasien dalam keadaan tidak berdaya. Bagaimana Japat tenant membiarkan dalam keadaan tak berdaya dalam satu Rumah Sakit yang dlkelilingi o,eh perawat-perawat, dlberikan lerus suntikan tidak kurang 4 kall sehari, dirawat oleh para perawat, m urut hemat kami - dengan segala kerendahan masih merupakan tekaleki ?
Apakah karena lidak datang saja sudah dapat dikatakan
rang dokter dengan sengaja membiarkan pas- dalam keadaan 6dak berdaya, walaupun sl -kit it, berada dalam Rumah Sakit, dan diperintahkan oleh dokter untuk dlbenkan bermacam
m obat 7
2 Ayah pasien pada keesokan had, ya selelah lelpon-menelpon, yaknl pads tanggal 2 J., 2002 telah sarong kepada terdakwa minta s,pays berganti dokter dengan dokter MARGAREHTA SIREGAR.
Terdakwa menyetujui dan memberikan sepucuk surat kepada rang Wa pasien untuk disampaikan kepada dr. MARGAREHTA SIREGAR (fakta ke 10 dart requisitoir). Setelah Itu dr. MARGARETHA datang melihat pasien.
Den9an adanya consult pad a dr. MARGAREHTA in nyatalah sudah bahwa tidaklah dapat dikatakan terdakwa telah membiarkan pas en dalam keadaan tidak berdaya.
Sdr Ketua Vth,
Teranglah Sudan dad uralan saya yang panjang char ini bahwa tidal, satu u surpun daripada delik pasal 304 KUHP yang dapat dlpandang lerbukti terhadap terdakwa. Karenanya tuntutan primalr harus dlkesampingkan.
Sdt Ketua Yth,
Kid, saya beralih kepada dakwaan subsldair, dlmana terdakwa dipersalahkan pus melanggar pasal 359 jo 361 KUHP.
Sdr. Jaksa Penuntut Umum dalam requisitoir-nya memandang tidak pedu membahas leblh jauh tuntutan subsidair Ini karena dakwa primair dlanggapnya sudah terbukti, yang menurut hemat saya tidak terbukti.
Segala sesuatu yang telah d'wraikan di atas berkenaan dengan dakwaan primair motion dlanggap termual puta sebagai pembelaan subsidairsekarangini.

Mengenal dakwaan        subsidalr :        kelalaian         yang telah mengaklbatkan matinya orang.
Untuk dapat dipersalahkan melanggar pasal 359 KUHP haru=_ dllentukan apakah ad, hubungan kausal antara tindakan-tindakan terdakvra dan kematian paslen. Causal verband Inl tidak dapat dlbuktikan data, sidang. Tent any Im sudah saya uralkan pendlrian saya dl atas scours mendalam.
Kematian pasien bukan dlsebabkan karena tindakan-tindakan terdakwa. Pasien men 54551 disebabkan embolus paru-paru. Doodsoorsaak inl sudah past' (attest dr. Ram, diakul dalam requisltoir Jaksa)

Karena tidak ad, causal ve2and Ini biar bagaimanapun tidak dapat dipergunakan pasal 359 KUH P terhadap lerdakwa.
Dasar untuk mempergunakan pasal 359 KUHP temadap tefdakwa Sudan hllang s sekali, karena tidak terbukli bahwa terdakwa mempedihatkan kelalaian dalam melakukan tugasnya hingga dapalmemenuhi unsur culpa can pada pa-1359 KUHP ni.
Terdakwa justru telah bertindak sebagal dokter yang baik detain perawalan kliennya Ini. Bah- pasien akhirnya meninggal ju9a karena long-embolus. it, diluar kemampuan terdakwa untuk mengnalanginya.
III. KESIMPULAN TINJAUAN
Sdr. Ketua Yin,
Summa wmmarum, hendak kami simpulkan hasil-hasil tinjauan
saya :
I. Mengenai dakwaan primair, tidaklah terbukli sebaD :
a. Terdakwa tidal, mempunyai opzef yang diharuskan oleh pasal 30 4 KUHPR
b. TeMakwa tidak memblarkan seseorang dalam keadaan tidak berdaya.
c. Dalam Rumah SakR dengan dirawat penuh oleh para perawat,
tidak kurang 5 dokter ahll, diberikan obalabat, suntikan, 'm(us
can sebagalnya beak ada keadaan lidak berdaya.
d. Tidak ada penguvran pulang terhadap pasienn
e. Tidak ada lidak dengan segera memben pertolongan.
f. Tidak ada causal verband antara kemaban pasien dengan
tindakan-tindakan terdakwa.
2. Mengenai dakwaan subsidalr _
a. Tidak ada causal -band antara perbuatan-perbuatan lerdakwa dengan kemaban pasien.
Id. Tldak add culpa pada terdakwa yang dinyatakan oleh pasal 359 KUMP.

IV. TENTANG FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG PATUT DIPERHATIKAN :
t Terdakwa dalam           urat dakwaan dan 2quisitoir lelah
dlpedcenalkan sebagal orang yang tidak berperikemanusiaan.
2 Gambaran yang telah saya berikan dalam pembelaan ini member,
gambaran yang sebaliknya.
3. Terdakwa justru mempedlhalkan din seDagai seorang dokter yang selalu siap sedia untuk menolong, dltengah malam melayani
a permlnlaan petunjuk dengan telpon dam terus me untuk Derjam-jam Iamanya sampan jauh malam berada pada pan en setelah dr. MARGARETHA pergi ke Bandung. Pada waktu akhlmya pasien meninggal, terdakwa pada seat it, berada dlsamping pasien.
4. Dengan diajukan perkara dl muka meja hijau sekarang i terdakwa bolen dikatakan Sudan memperoleh huku man walaupun Hakim belum menjatuhkan putusan.
Name baiknya sebaga, dokter dipersoalkan, ada berila-0erita nal dalam pers seolah-olah terdakwa sudah terang bersalah akan kematian pasien.
5. Akhlrnya peta jug. kiranya dlDerhatikan, seperti telah dikemukakan oleh 'dr. Jaksa Penuntut Umum, bahwa soal hldup mat, bukannya dalam kekuasaan m a. Juga tidak dllangan eorang dokter. TuhanVang Maha Kuasa-lah yang merupakan Tuhan atas mati dan hidup.

V. PENUTUP DAN PERMOHONAN
Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas karena kesalahan terdakwa terhadap dakwaan primair dan subsidalr lidak terbukti, saya mohan dengan hortnat agar terdakwa
DIBE BASKAN
Malang, 26 Juni 2006 Hormat kami,
Penasehat Mukum Terdakwa
ZULKARNAIN, SH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar