Label

Rabu, 04 April 2012

SISTEM PENDIDIKAN TINGGI




1.     Pendidikan Tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doctor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.

a.        Pendidikan tinggi diselenggarakan dengan sistem terbuka
b.        Perguruan Tinggi dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, atau universitas
c.        Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
d.        Perguruan Tinggi dapat menyelenggarakan program akademik, profesi, dan/atau vokasi
e.        Ketentuan mengenai perguruan tinggi diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah
f.         Perguruan Tinggi yang memenuhi persyaratan pendirian dan dinyatakan berhak menyelenggarakan program pendidikan tertentu dapat memberikan gelar akademik, profesi, atau vokasi sesuai dengan program pendidikan yang diselenggarakannya
g.        Bentuk pendidikan jarak jauh mencakup program pendidikan tertulis (Korespondensi), radio, audio/video, TV dan /atau berbasis jaringan komputer (Internet)
h.        Modus penyelenggaraan jarak jauh mencakup pengorganisasian tunggal (single mode), atau bersama tatap muka (dual mode)
i.         Cakupan pendidikan jarak jauh dapat berupa program pendidikan berbasis mata kuliah dan /atau program pendidikan berbasis bidang studi.
j.         Perseorangan, organisasi, atau penyelenggaraan pendidikan yang bukan perguruan tinggi dilarang memberikan gelar akademik, profesi atau vokasi
k.        Gelar akademik, profesi, atau vokasi hanya digunakan oleh lulusan dari perguruan tinggi yang dinyatakan berhak memberikan gelar akademik, dan atau profesi atau vokasi
l.         Penggunaan gelar akademik, profesi atau vokasi lulusan perguruan tinggi hanya dibenarkan dalam bentuk dan singkatan yang diterima dari perguruan tinggi yang bersangkutan
m.      Penyelenggara pendidikan yang tidak memenuhi persyaratan pendirian atau penyelenggaraan pendidikan bukan perguruan tinggi yang melakukan tindakan dikenakan sangsi administratif berupa penutupan penyelenggaraan pendidikan
n.        Gelar akademik, profesi, atau vokasi yang dikeluarkan oleh penyelenggaraan pendidikan yang tidak sesuai dengan ketentuan atau penyelenggaraan pendidikan yang bukan perguruan tinggi dinyatakan tidak syah
o.        Ketentuan mengenai gelar akademik, profesi, vokasi diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.
II.     Universitas, Institut dan Sekolah Tinggi yang memiliki program doctor berhak memberikan gelar doctor kehormatan (doctor honorius causa) kepada setiap individu yang layak memperoleh penghargaan berkenan dengan jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan, seni.



1
a.        Pada universitas, institut, dan sekolah tinggi dapat diangkat guru besar atau professor sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku
b.        Sebutan guru besar atau professor hanya dipergunakan selama yang bersangkutan masih aktif bekerja sebagai pendidik di perguruan tinggi.
III.    Dalam penyelenggaraan pendidikan, pengembangan dan ilmu pengetahuan pada perguruan tinggi berlaku kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik serta otonomi keilmuan
a.      Perguruan Tinggi memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat
b.      Perguruan tinggi dapat memperoleh sumber dana dari masyarakat yang pengelolaannya dilakukan berdasarkan prinsip akuntabilitas public
c.      Ketentuan mengenai penyelenggaraan pendidikan tinggi diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.

IV.     Arti Pendidikan Tinggi sebagai Masyarakat Ilmiah

a.     Masyarakat ilmiah merupakan kategori masyarakat yang warganya memiliki sifat ingin mengetahui segala fenomena yang ada dan berkembang di masyarakat dengan melakukan kegiatan pengkajian secara ilmiah berbagai bidang ilmu agar diperoleh kebenaran yang teruji sesuai dengan metode ilmu pengetahuan
b.    Ciri-ciri masyarakat ilmiah antara lain: Kritis, objektif, analitis, kreatif, dan konstruktif bebas dari prasangka, kesejawatan/kemitraan (khususnya diantara civitas akademika), dialogis, memiliki dan menjunjung tinggi norma dan susila akademik  serta tradisi ilmiah, dinamis, berorientasi ke masa depan dan lain sebagainya.
c.    Cara-cara yang spesifik masyarakat ilmiah yaitu:
1.        Metoda dan proses belajar mengajar dalam masyarakat ilmiah berbeda dengan lazimnya yang dilakukan dikalangan SLTP dan SLTA yang cenderung bersifat sebagai arahan (courses), sedangkan dikalangan masyarakat ilmiah dosen dan mahasiswa sebagai anggota sivitas akademika dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan lebih menekankan pada metode dialogis (discourses).
2.        Tradisi kehidupan masyarakat ilmiah lebih ditentukan oleh nilai, norma, dan etika yang mengatur sikap dan perilaku warganya antara lain:
-      Tidak pernah merasa sebagai orang atau kelompok yang paling benar
-      Membuka diri terhadap kritik yang datang dari sesama sivitas akademika atau pihak lain
-     Selalu tercipta suasana dialogis antara dosen dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar.
        Tradisi yang berlaku telah memberikan kemantapan pada  kehidupan akademik di kampus.
3. Misi utama masyarakat ilmiah dalam upaya penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan adalah tri dharma perguruan tinggi yaitu:
a. Pendidikan
     Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/ atau professional dan atau vokasi



2
b. Penelitian
       Upaya menghasilkan pengetahuan empiris, teori, konsep, metodologi, model atau  informasi
c. Pengabdian kepada masyarakat
Upaya mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi yang dilakukan oleh perguruan tinggi




PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI
DI STT MANDALA

I.      Struktur Program Pendidikan Tinggi
      Jalur Pendidikan
      a.  Pendidikan akademik
- Sarjana (Strata 1) S1
- Pasca Sarjana = S2, S3
b.  Pendidikan Vokasi
- Diploma = D-I, D-II, D-III, D-IV
- Spesialis = Sp1, Sp2
c.  Pendidikan Profesi
    - Akuntan
    - Notaris
    - Dokter
    - Apoteker
    - Psikolog

II.    Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler
a.  Intrakurikuler (Kuliah dll) wajib diikuti peserta didik
b.  Ekstrakurikuler, tidak wajib diikuti peserta didik

III.  Kurikulum
a.  Disusun sesuai sasaran pendidikan
b.  Berpedoman kepada kurikulum inti (nasional)
1.     Kurikulum inti/nasional, berlaku secara nasional
2.     Kurikulum institusional/loka/ disusun berdasarkan kebutuhan lokal
c. Kompetensi hasil didik suatu program studi terdiri atas
-   Kompetensi Utama
-   Kompetensi Pendukung /
-   Kompetensi khusus yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama .
d. Elemen Elemen Kompetensi terdiri atas
-   Landasan Kepribadian
-   Penguasaan ilmu dan ketrampilan
-   Kemampuan berkarya
-   Sikap dalam berperilaku dan berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan ketrampilan yang dikuasai
-   Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya

3
Unsur pokok kurikulum
a.  Matakuliah pengembangan kepribadian (MPK)
    Contoh : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dst.
b.  Matakuliah keilmuan dan ketrampilan (MKK)
    Contoh : Matematika, Fisika dst.
c.  Matakuliah keahlian berkarya (MKB)
    Contoh : menurut jurusan masing-masing
d.  Matakuliah perilaku berkarya (MPB)
    Contoh : Kerja Praktek, Pra Tugas Akhir
e.  Matakuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB)
    Contoh : Pengetahuan Lingkungan, Hukum Perburuhan.

IV. Sistem Kredit semester (SKS)
a.   Definisi
    Sistem Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi mahasiswa, beban kerja dosen dan beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam kredit
b.  Tujuan
1.  Memberi kesempatan kepada mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi dengan     lebih cepat
2.  Memberi kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengambil mata kuliah yang sesuai dengan kemampuan, minat dan bakatnya
3.  Penyelenggaraan pendidikan dapat lebih efisien
4.  Agar evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dapat dilakukan sebaik-baiknya.
c.  Satuan Kredit Semester (SKS)
1.      Pengertian
Satuan Kredit Semester (kredit) adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan :
-   Beban studi mahasiswa
-    Besar pengakuan atas keberhasilan mahasiswa
-    Besar pengakuan atas keberhasilan usaha kumulatif suatu program
-    Besar usaha penyelenggaraan pendidikan khususnya bagi dosen
2.  Nilai Kredit
a)  Perkuliahan
1 SKS terdiri dari 1 jam tatap muka, 1 jam terstruktur dan 1 jam mandiri perminggu selama satu semester
b) Seminar
1 SKS = 1 jam perminggu selama satu semester
c)  Praktikum di laboratorium
1 SKS = 3-4 jam perminggu selama satu semester
d) Kerja Lapangan dan yang sejenis
1 SKS = 4-5 jam perminggu selama satu semester
e)  Skripsi
1 SKS = 3-4 jam sehari selama satu bulan (25 hari)
3.     Kontrak Kredit
        Banyaknya kredit yang disarankan dapat diambil maksimal 24 sks/semester untuk semester ganjil dan genap, 10 sks untuk semester pendek.



4

4.     Beban Studi
Program              Beban Studi             Masa Studi
S1                        144-160 SKS          8-14 semester
D-III                    110-120 SKS          6-10 semester
D-II                        80-90  SKS           4-6  semester
D-I                         40-50  SKS           2-4  semester
d. Evaluasi Keberhasilan
1. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang keberhasilan studi mahasiswa.  Caranya :
-  Memberi tugas-tugas, quiz dan aktivitas berdialog dalam kuliah   ( 30% )
-  Mengadakan ujian tengah semester (30% )
-  Mengadakan ujian akhir semester (40% )

2.  Sistem Penilaian
                Digunakan 7 skala huruf

Nilai Angka (NA)
Nilai Huruf
Nilai Bobot (NB)
NA ³  80
A
4
73£ NA< 80
B+
3,5
65£ NA< 73
B
3
60£ NA< 65
C+
2,5
55£ NA< 60
C
2
45£ NA< 55
D
1
< 45
E
0


3.  Evaluasi Keberhasilan Studi
a.     Keberhasilan studi mahasiswa dinyatakan dengan indeks prestasi (IP) atau IPK (Kumulatif)

K = Nilai Kredit suatu mata kuliah
N = Nilai bobot mata kuliah

b.     Evaluasi keberhasilan pada akhir program studi
1. Program S1
    - Jumlah kredit yang harus ditempuh antara 144-160 sks
    - IPK >  2,00
    - Jumlah sks nilai D < 20 % sks total
    - Tidak ada nilai E
    - Telah melaksanakan tugas akhir/skripsi dan telah dipertanggungjawabkan
      dimuka sidang




5
2. Program D3
          - Jumlah kredit yang harus ditempuh antara 110-120 sks
          - IPK > 2,00
          - Jumlah sks nilai D <  20 % sks total
          - Tidak ada nilai E
          - Telah melaksanakan proyek akhir dan telah dipertanggungjawabkan
            dimuka sidang
3. Ujian remedial evaluasi dapat ditempuh maksimal 5 mata kuliah.(10 sks)
c.     Predikat kelulusan
Predikat kelulusan (Yudisium) untuk program sarjana (S1) dan program diploma (D III), dibagi atas 3 tingkatan.
IP 2,00 – 2,75 = Memuaskan
IP 2,76 – 3,50 = Sangat Memuaskan
IP 3,51 – 4,00 = Dengan Pujian

V.         Akreditasi
     a. Pengertian
 1. Akreditasi adalah penentuan standar mutu penilaian terhadap suatu lembaga pendidikan oleh pihak luar lembaga pendidikan itu sendiri
     2.  Komponen akreditasi
         * Dinilai 1 – 35 Komponen (D III)
         * Dinilai 1 – 20 Komponen (S1)
         * Evaluasi Diri ( = 14 Komponen)
               (SWOT)

     3.  Proses akreditasi
         * Penilaian internal Perguruan Tinggi
         * Diaudit oleh  Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)   

     4.  Peringkat akreditasi
         * Tidak/belum memenuhi standar minimal sehingga tidak terakreditasi
         * Memenuhi standar minimal atau lebih diberi peringkat
            A = Baik sekali
            B = Baik
            C = Cukup
            D = Tidak terakreditasi
         * Jangka waktu status terakreditasi
            A = 5 tahun
            B = 5 tahun
            C = 5 tahun

     5. Hak perguruan tinggi yang terakreditasi
        * Menerima mahasiswa baru dan menetapkan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM)
        * Mengevaluasi kemajuan belajar (ujian) sendiri tanpa ujian Negara
        * Menerbitkan ijazah sendiri, tanpa tanda syah dari Kopertis (Depdiknas)





6
b. Peringkat akreditasi STT Mandaka
     Program Sarjana (S-1)
     * Jurusan Teknik Mesin             = B
* Jurusan Teknik Elektro           = B         
* Jurusan Teknik Sipil               = B
* Jurusan Teknik Informatika    = B

Program Diploma (D-III)
     * Jurusan Teknik Mesin             = B
* Jurusan Teknik Elektro           = B         
* Jurusan Teknik Sipil               = B
* Jurusan Teknik Informatika    = B

SISTEM PELAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK

I.      MEKANISME MENGISI KRS
      1. Jumlah SKS
a. Semester 1 & 2 : Paket
b. Semester 3 dst : berdasarkan IP Semester sebelumnya.
2. Dosen Wali : Ditentukan oleh Ketua Jurusan
3. Cara Pengisian : Nama Mahasiswa
NPM
Kode Mata Kuliah
Nama Mata Kuliah
Kredit & Total SKS
Jadwal kuliah
Dosen Wali
Mengetahui Ketua

II.    MEKANISME MENGAJUKAN PRAKTIKUM
1.  Mencantumkan jenis praktikum dan mata kuliah teori pada semester bersamaan atau sesudahnya pada tiap semester
2.  Biaya praktikum  di luar beban KRS
3.  Maksimum 2 jenis praktikum pada semester yang sama
4.  Lab. STT Mandala, LIPI dan B4T
5.  Lama praktikum  14 kali praktek
6.  Jadwal praktikum (ditentukan)
7.  Informasi diloket urusan praktikum/ KP & TA (Kampus 2)

III.  MEKANISME MENGAJUKAN KERJA PRAKTEK
1.  Mengambil formulir permohonan KP (Kampus 2)
2.  Mengisi formulir permohonan KP dengan melampirkan Fotocopy KTM, KRS dan KHS lengkap ke dalam Map sesuai jurusan
3.  Dievaluasi dan diproses oleh urusan akademik jurusan masing-masing
4.  Persyaratan kerja praktek
     - Telah mengisi KP di KRS yang sedang berjalan
     - Telah lulus minimal 82 SKS
     - Telah menyelesaikan praktikum mendukung kerja praktek
     - Telah menyelesaikan administrasi keuangan

7
5.Permohonan KP yang memenuhi syarat dapat dibuatkan surat pengantar KP ke tempat instansi yang dituju.
6.KP yang telah selesai dipertanggung jawabkan pada seminar untuk program S1 dan sidang untuk program D3 sebagai proyek akhir.

IV. MEKANISME MENGAJUKAN SKRIPSI/ TUGAS AKHIR
1.  Mengambil formulir permohonan TA di urusan praktikum, KP & TA di kampus 2
2.  Mengisi formulir permohonan TA dengan melampirkan
- KTM
- Tanda selesai KP
- Sertifikat TOEFL
- Kartu Hasil Studi (KHS) lengkap
- Proposal TA
- Map sesuai jurusan
- KRS semester sedang berjalan
3.  Dievaluasi dan diproses oleh urusan akademik jurusan masing-masing
4.  Persyaratan Tugas Akhir
- Telah lulus matakuliah minimal 110 SKS dengan IPK ≥ 2,00
- Telah menyelesaikan seluruh praktikum dengan nilai ≥ D
- Telah Lulus matakuliah Pra Tugas Akhir ≥ D
5.  Bagi yang memenuhi persyaratan akademik, mahasiswa yang bersangkutan berkonsultasi dengan Ketua Jurusan untuk pengusulan pembimbing.
6.  Dibuatkan surat pengantar bimbingan skripsi (TA) kepada dosen pembimbing.

V.   MEKANISME MENGAJUKAN SEMINAR Tugas Akhir/Proyek Akhir
        1. Mengambil formulir di urusan KP dan TA
        2. Mengisi formulir
        3. Setelah diisi formulir dibawa ke pembimbing untuk dimintakan kesediaan waktu
        4. Formulir diserahkan ke urusan KP/PA dan dibuakan jadwal seminar
        5. Pelaksanaan seminar

 VI. MEKANISME MENGAJUKAN SIDANG TUGAS AKHIR
        1. Mengambil formulir di urusan TA
        2. Mengisi formulir dan melampirkan tanda lunas administrasi keuangan
        3. Setelah diisi formulir dibawa ke pembimbing untuk dimintakan kesediaan waktu
            sidang
        4. Formulir diserahkan ke bagian akademik untuk diproses disertai draft skripsi
            sebanyak 3 buah paling lambat 2 minggu sebelum pelaksanaan sidang
        5. Ketua jurusan menentukan jadwal dan dosen penguji skripsi
        6. Dibuat surat penetapan dosen penguji
        7. Pelaksanaan sidang

 VII. EVALUASI KELULUSAN

        Persyaratan untuk dapat dievaluasi
        Program S1
Telah menyelesaikan semua matakuliah minimal 144 SKS ( termasuk SKS TA ) dengan IPK ≥ 2,00


8
Program D III
Telah menyelesaikan semua matakuliah minimal 110 SKS (termasuk SKS Proyek Akhir) dengan IPK ≥ 2,00

Prosedur :
1.  Mahasiswa mengajukan evaluasi kelulusan dengan melampirkan :
-  KHS lengkap (asli)
-  Tanda bukti selesai Kerja Praktek
-  Pas Photo hitam putih berdasi terbaru ukuran 4x6 sebanyak 6 buah
-  Tanda bukti lunas administrasi keuangan
-  KRS semester yang sedang berjalan
-  Fotocopy .sertifikat TOEFL
2.  Setelah KHS diperiksa selanjutnya dibuatkan transkip.
3.  Setelah transkip diperiksa kebenarannya, kemudian dievaluasi oleh Tim.
4.  Setelah memenuhi syarat kelulusan, dapat dibuatkan Skep kelulusan yang ditanda tangani oleh Ketua STT Mandala

5.  Jurusan menyerahkan SKEP kelulusan ke bagian ijazah, selanjutnya bagian ijazah mengajukan permohonan blanko ijazah kepada Ketua STT Mandala
6.  Pusat komputer membuat transkip yang sesuai dengan hasil evaluasi akhir oleh Tim Evaluasi.
7.  Ijazah dan Transkip yang sudah dicetak, diajukan untuk ditandasyahkan oleh Ketua dan Pembantu Ketua Bidang Akademik.


Syarat-Syarat Pengambilan Ijazah.
           
-  Mahasiswa sudah dinyatakan lulus sesuai dengan SK kelulusan.
-  Mahasiswa melunasi administrasi keuangan.
-  Mahasiswa melampirkan bukti bebas pinjaman buku.
- Mahasiswa melampirkan bukti pembayaran sumbangan buku  yang sesuai dengan jenjang pendidikan, jenjang S-1 Rp. 100.000,- & jenjang D-3 Rp. 75.000,-
-  Mahasiswa mengajukan permohonan pengambilan ijazah
-  Mahasiswa melampirkan surat penyerahan kartu ATM / KTM BNI’46.


MEKANISME PENGAMBILAN IJAZAH :

-   Mahasiswa menghadap ke bagian ijazah dengan melampirkan  semua persyaratan.
-  Mahasiswa menghadap ke Ketua dengan didampingi petugas Ijazah     dengan tujuan mengisi  buku  data  kelulusan  dan  menandatangani  di buku tersebut.
-   Pengambilan Ijazah langsung dilaksanakan dihadapan Ketua STT Mandala.
-  Apabila mahasiswa yang bersangkutan berhalangan hadir dalam     pengambilan ijazah, dapat mengajukan permohonan ke Ketua STT     Mandala dengan membuat surat kuasa yang diberi Rp.6.000 materai,    melampirkan foto copy kartu keluarga (KK) dan foto copy KTP yang     menguasakan dan yang diberi kuasa.




9
Mekanisme Pembagian Transkrip
 
-     Transkrip akademik yang telah selesai, terlebih dahulu mahasiswa    yang bersangkutan mengecek mengenai nama, tempat tanggal lahir,     nomor pokok, judul skripsi (jenjang S-1), judul proyek akhir (jenjang     D-3) dan indek prestasi (IP) sebelum ditandatangani.
-     Penandatanganan transkrip yang sudah benar oleh mahasiswa dibagian belakang transkrip tersebut.
-    Penandatanganan transkrip oleh pembantu Ketua Bidang Akademik     dan disyahkan oleh Ketua STT Mandala, dilaksanakan dihadapan    mahasiswa yang bersangkutan.
-    Pengambilan transkrip apabila mahasiswa yang bersangkutan telah     memenuhi syarat-syarat pengambilan ijazah.
-    Mahasiswa yang bersangkutan mengisi buku data kelulusan dan     menandatangani dihadapan Ketua STT Mandala.
Apabila mahasiswa yang bersangkutan berhalangan hadir dalam     pengambilan ijazah, dapat mengajukan permohonan ke Ketua STT     Mandala dengan membuat surat kuasa yang diberi materai Rp.6.000,     melampirkan foto copy kartu keluarga (KK) dan foto copy KTP yang     menguasakan dan yang diberi kuasa.


SISTEM PELAYANAN ADMINISTRASI UMUM DAN KEUANGAN


Pelayanan Administrasi Umum

Status Mahasiswa
a.        Admisi, adalah kegiatan memberi status mahasiswa kepada orang yanghendak menempuh studi pada perguruan  tinggi  swasta  yang bersangkutan.
    Admisi dapat terjadi karena :
-   Penerimaan mahasiswa baru
    -  Perpindahan mahasiswa  dari  perguruan tinggi swasta / PTS lain.
-  Melanjutkan / Alumni dari jenjang D-3 ke jenjang S-1
b.        Registrasi administratif
      Registrasi administratif  adalah  kegiatan  pendaftaran  ulang   mahasiswa
      pada setiap  awal  semester  untuk mendapatkan status terdaftar sebagai
      mahasiswa.
    Prosedur adalah sbb :
        -  Menunjukan bukti lunas biaya studi /SPP
        -  Mengisi formulir registrasi
- Menyerahkan pas foto berwarna sebanyak 2 buah uk. 3X4 (warna  dasar biru).
 c.    Berhenti Studi Sementara (BSS) / cuti akademik :
        -  Berhenti studi sementara adalah keadaan dimana seorang mahasiswa  tidak dapat melanjutkan studi untuk kurun waktu tertentu karena alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dan diijinkan oleh lembaga.
        - Berhenti studi sementara dapat diberikan kepada mahasiswa yang     telah mengikuti program pendidikan selama 2 semester berturut-      turut.
-   Berhenti studi sementara tidak boleh lebih dari 2 semester berturut-turut.

10
PROSEDUR BERHENTI STUDI SEMENTARA/
CUTI AKADEMIK :

-   Mahasiswa mengajukan permohonan sebelum masa berakhirnya                    pengisian KRS (Kartu Rencana Studi)
- Melampirkan foto copy tanda lunas biaya studi tahun akademik      sebelumnya.
-  Mahasiswa akan diberi surat ijin BSS.
-  Pada akhir masa BSS, sebelum memasuki masa pengisian KRS (Kartu Rencana Studi) mahasiswa tersebut harus mendaftarkan diri kembali sebagaimana ditentukan dalam prosedur registrasi dan melampirkan surat ijin BSS.
- Menunjukan surat keterangan bebas pinjaman buku dari  perpus     takaan.

- Selama mahasiswa menjalani berhenti studi sementara/cuti akademik tidak diperkenankan mengikuti kegiatan proses belajar  mengajar dan tidak memperoleh pelayanan akademik (meliputi  kerja praktek, bimbingan tugas akhir) dan tidak diperbolehkan meman  faatkan sarana dan prasarana yang ada di STT Mandala


SISTEM INFORMASI TERPADU

Jenis Data
Terhubung dengan Jaringan
Manual *)
(1)
(2)
(3)
1.   Mahasiswa

2.   Pemrosesan Nilai Ujian

3.   Transkrip Akademik

4.   Lulusan

5.   Dosen

6.   Pegawai

7.   Keuangan

8.   Inventaris

9.   Pembayaran SPP

10. Cara mahasiswa memilih
       mata kuliah untuk
       semester berikutnya


*) sedang direncanakan

d.     Cara Mengajukan Aktif Kuliah :
       
        1. Mengisi formulir
        2. Melampirkan surat cuti
        3. Melampirkan foto copy kartu mahasiswa yang masih berlaku.
        4. Melampirkan foto copy pembayaran herregistrasi.



11

Penggunaan Kartu Ujian :

    Ujian Tengah Semester (UTS)
-   Untuk  mengikuti  UTS  mahasiswa   menggunakan   KRS   yang   telah 
    disetujui/ ditanda sahkan oleh pimpinan.

                Ujian Akhir Semester (UAS)
                -  Untuk mengikuti UAS mahasiswa meng gunakan kartu ujian.


PROSEDUR UNTUK MENGAMBIL
KARTU UJIAN
-   Melampirkan foto copy tanda lunas keuangan
-   Menyerahkan pas foto ukuran 3X4 sebanyak 2 buah.
-   Mengambil kartu ujian ( UTS dan UAS ) di loket masing-masing jurusan

PELAYANAN ADMINISTRASI KEUANGAN
PEMBAYARAN BIAYA STUDI

A.     Besarnya biaya studi mahasiswa yang meliputi SPP, sumbangan orang tua dan sebagainya ditentukan pada setiap awal tahun akademik diperuntukan bagi mahasiswa baru sesuai dengan program studi dan jurusan.
B.  Jumlah    paket    pembayaran   yang   harus  di   bayar   oleh   seorang mahasiswa dihitung berdasarkan jumlah paket SKS yang diambi         mahasiswa yang bersangkutan pada semester berjalan (untuk mahasiswa lama)

KETENTUAN PEMBAYARAN BIAYA STUDI

1.     Pembayaran biaya studi dilayani di Bank
        -  BNI’46 cabang Bandung Jl. A. Yani No.797
        -  BNI’46 cabang pembantu Kiaracondong
    -  Pembayaran diluar kota Bandung dapat dilakukan dengan cara mengirim melalui ATM BNI, ATM bank lain yang kerja sama dengan bank BNI dan transfer  Bank BNI’46  terdekat An. Yayasan Bina Teknika  (STT Mandala).
2.     Untuk memperlancar proses pembelajaran mahasiswa disarankan membayar uang  kuliah lunas, bagi mahasiswa yang melunasi sebelum tanggal perkuliahan dengan  memperoleh diskon 10%.   
3.        Mahasiswa alumni STT Mandala yang melanjutkan jenjang pendidikan ke S-1 dikenakan biaya kuliah berdasarkan jumlah paket yang diambil, dikenakan uang pendaftaran dan sumbangan bangunan sesuai ketentuang yang berlaku.
4.        Mahasiswa yang sedang berhenti studi sementara/cuti akademik dikenakan biaya herregistrasi untuk jenjang studi S-1 dan D-3 dikenakan biaya sesuai ketentuan yang berlaku.
5.        Mahasiswa/mahasiswi alumni yang tidak aktif  lebih dari 2 (dua) tahun kemudian aktif kembali dikenakan biaya kuliah berdasarkan  jumlah paket yang diambil.
6.        Ketentuan biaya diatas 18 SKS, dikenakan biaya per SKS untuk jenjang S-1 dan jenjang D-III sesuai ketentuan yang berlaku.
7.        Ketentuan biaya praktikum, biaya bimbingan skripsi/sidang, biaya paket kuliah dll. Bisa dilihat di loket 9.

12
PENGERTIAN KTM/ATM BNI’46

1.        Kartu tanda mahasiswa/KTM adalah identitas diri sebagai mahasiswa STT Mandala.
2.        ATM (Automatic Teller Machine) adalah mesin anjungan tunai mandiri, dapat difungsikan untuk penarikan uang tunai dan transaksi keuangan lainnya.
3.        Kartu Plus adalah kartu yang diterbitkan oleh Bank BNI’46 yang berfungsi untuk melakukan transaksi keuangan yang telah ditetapkan, untuk melakukan penarikan atau penyetoran melalui Bank BNI’46.

PEMBERLAKUAN KARTU KTM/ATM BNI’46

              1.     Kartu KTM/ATM BNI’ 46 diberlakukan terha dap seluruh mahasiswa baru dan lama.
2.      Kartu mahasiswa berlaku untuk jangka wak tu 7 (tujuh) tahun untuk jenjang S-1 dan 5 (lima) tahun untuk jenjang D-III
3.      Untuk penggantian kartu mahasiswa hanya dapat diberlakukan apabila kartu mahasiswa tersebut hilang lapor ke kantor Polisi setempat, apabila rusak lapor ke BNI’46 cabang A. Yani Bandung, dikenakan biaya penggantian sebesar Rp.10.000,-
4.      Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus harap mengembalikan kartu tsb ke BNI’46.

MEKANISME PEMBUATAN KARTU
KTM/ATM BNI’46

1.        Mengambil formulir di loket 2
2.        Menyerahkan formulir serta melampirkan persyaratan setelah kelengkapan persyara tan terpenuhi secara kolektif dikirim ke BNI’46.
3.        Realisasi kartu KTM/ATM BNI’46 selambat-lambatnya 1 (satu) bulan.

PERSYARATAN PEMBUATAN KARTU KTM/ATM BNI’46

1.        Foto copy KTP/ijin tinggal tinggal semen tara dari RT/RW setempat.
2.        Melampirkan pas foto berwarna dengan dasar biru uk. 3 X 4 sebanyak 2 lembar
3.        Membayar biaya sebesar Rp. 25.000,-, termasuk biaya
-   Buku tabungan
-   Biaya pembuatan kartu
-   Biaya pemeliharaan                                                       

MEKANISME PEMBAYARAN BIAYA STUDI

1.        Mahasiswa mengambil blanko/bukti pembayaran Bank diloket 9 (keuangan mahasiswa) , mahasiswa mengisi blanko pembayaran antara lain :
i.                                                                      - Nama mahasiswa
ii.                                                                      - Nomor Induk mahasiswa/no. pendaftaran
iii.                                                                      - Biaya kuliah
iv.                                                                      - Biaya Praktikum
v.                                                                       – Biaya lain-lain.
2.        Blangko/bukti pembayaran disetorkan melalui bank BNI’46 cabang Bandung A.Yani dan cabang pembantu BNI’46 Kiaracondong, dengan catatan mahasiswa harap mengecek validasi data (data print out) dari penyetoran bank. Apabila pihak bank sedang Take Off (komputer tidak aktif), cari bank BNI ‘ 46 yang On Line.

13
3.        Bukti slip pembayaran bank diserahkan ke loket 9 , bukti pembayaran asli & lampiran  dicheked dan dimasukan ke database keuangan, lampiran warna kuning diserahkan kembali kepada mahasiswa sebagai bukti untuk mengajukan kegiatan proses pembelajaran.


KETENTUAN PEMBATALAN KRS YANG TELAH DIISI MENJADI BERHENTI STUDI SEMENTARA / CUTI AKADEMIK SBB.:

1.        Membatalkan KRS sebelum Ujian Tengah Semester (UTS) dilaksanakan, dikenakan biaya kuliah dari besarnya 25% dari besarnya biaya kuliah sesuai jumlah  SKS yang diisi oleh mahasiswa ybs dan mahasiswa ybs dianggap berhenti studi sementara pada semester tersebut.
2.        Membatalkan KRS setelah Ujian Tengah Semester (UTS) dilaksanakan, dikenakan biaya kuliah 50% dari besarnya biaya kuliah sesuai jumlah  SKS yang diisi oleh mahasiswa ybs dan mahasiswa ybs dianggap berhenti studi sementara pada semester tersebut.
3.        Tidak menyerahkan KRS setelah Ujian Tengah Semester (UTS) dan dianggap berhenti studi sementara bila mengajukan permohonan berhenti
studi sementara, maka mahasiswa tersebut dikenakan biaya kuliah 50% dari besarnya biaya kuliah sesuai jumlah SKS yang diisi oleh mahasiswa ybs.
4.     Tidak menyerahkan KRS setelah Ujian Tengah Semester (UTS) dan tidak mengajukan berhenti studi sementara dianggap mengundurkan diri.

MEKANISME PEMBATALAN KRS

1.        Mahasiswa mengajukan permohonan tertulis pembatalan KRS dengan melampirkan
-   Blanko permohonan studi sementara diketahui oleh Orang Tua / Wali
-   KRS yang telah diambil dan diisi.
2.        Permohonan tersebut diproses diurusan kemahasiswaan
3.        Setelah mendapat persetujuan dari Ketua STT Mandala, dibuatkan surat ijin berhenti studi sementara pada semester tersebut.

BEASISWA

Bagi mahasiswa yang berprestasi namun kurang mampu dari segi Ekonomi, STT Mandala  mem berikan beasiswa untuk melancarkan proses pendidikan di STT Mandala.

JENIS BEASISWA YANG DIBERIKAN :
1.        Beasiswa Yayasan
2.        Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (BPPA).
3.        Beasiswa Bantuan Belajar
4.        Beasiswa Technological and Professional  Skills Development Sector Project (TPSDP).
5.        Beasiswa Supersemar






14
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan pemberian beasiswa ini sebagai berikut :
a.        Untuk meningkatkan pemerataan & kesempatan belajar bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar biaya pendidikan terutama bagi mahasiswa yang berprestasi.
b.        Mendorong dan mempertahankan  semangat  belajar  para mahasiswa \  agar
        mereka dapat menyelesaikan pendidikannya tepat pada waktunya.
c.        Mendorong meningkatkan prestasi Akademik  sehingga memacu peningkatan
        kwalitas Pendidikan Tinggi.

PERSYARATAN CALON PENERIMA BEASISWA

1.        Terdaftar sebagai mahasiswa semester 1 s/d akhir/ Aktif Kuliah.
2.      Surat keterangan penghasilan orang tua yang dikeluarkan oleh  instansi  yang
berwenang /kondisi orang tua/wali tidak mampu yang dinilai dengan dasar pertimbangan :
a.        Besarnya  penghasilan/pendapatan orang tua/wali ≤ Rp.500.000,/ bulan
b..    Pekerjaan orang tua/wali yang secara ekonomis tergolong lemah antara lain yang berstatus sebagai :

        1. PNS/ABRI
        2. Pensiunan
        3. Veteran
        4. Buruh
        5. Tani
        6. Nelayan
        7. Pedagang kecil.

c.     Foto copy kartu keluarga (KK).

3.     Mempunyai prestasi akademik :
        a. Prestasi  akademik  dengan IPK 2,75 bagi  mahasiswa  semester  II  keatas
           (mahasiswa lama)
        b. Dinyatakan  lulus  ujian   masuk   Perguruan   Tinggi  bagi  mahasiswa  baru
            dengan nilai seleksi tinggi
4.     Aktif dalam kegiatan kemahasiswaan (ekstra kurikuler) yang diprogramkan oleh Perguruan Tinggi.
5.     Tidak menerima beasiswa dari sumber lain
6.     Berkelakuan baik dari kepolisian.
7.     Memenuhi ketentuan khusus yang ditetapkan secara tertulis oleh Perguruan Tinggi maupun Kopertis.
8.    Pas photo ukuran 3X4 (2 bh).
9.    Membuat surat pernyataan diatas materai Rp.6000,-

PEMUTUSAN & PEMBERHENTIAN BEASISWA

Beasiswa dapat diputuskan atau diberhentikan atas pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :



15
1.     Telah menyelesaikan studi (lulus)
2.     Meninggal dunia
3.     Mengundurkan diri
4.     Tidak memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan.

PROSEDUR PENGAJUAN BEASISWA

1.        Mahasiswa mengajukan permohonan beasiswa kepada  Pimpinan  Perguruan
        Tinggi dengan melampirkan  persyaratan.
2.        Perguruan  Tinggi   melakukan  penyaringan / seleksi  yang  dinilai  memenuhi
        persyaratan.
3.        Mahasiswa   yang    memenuhi    persyaratan   di  kirim   ke    Kopertis    untuk
        disampaikan kepada Direktorat  Kemahasiswaan  Dirjen  Dikti  untuk  diproses
        lanjut.
4.        Perguruan Tinggi akan menyampaikan informasi  kepada  penerima  beasiswa
        setelah mendapat persetujuan dari direktorat kemaha siswaan.
5.        Direktorat kemahaiswaan memproses agar dapat dicairkan melalui  Perguruan
       Tinggi dan Kopertis.

SISTEM PELAYANAN PERPUSTAKAAN
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MANDALA MANDALA
(STT MANDALA) BANDUNG

Perpustakaan perguruan tinggi merupakan unsure penunjang bagi Perguruan Tinggi khususnya STT Mandala bersama dengan unsure penunjang lainnya, berperan dalam melaksaakan tercapainya VISI dan MISI Perguruan Tinggi Perpustakaan bekerja sama dengan Dosen dan Bidang Akademik. Adapun tugas Perpustakaan memperbanyak koleksi buku, mengolah merawat bahan pusaka, membuat laporan, dan melaksanakan Administrasi Perpustakaan.
Tugas tersebut dilaksanakan dengan system Administrasi dan Organisasi yang beerlaku di STT Mandala sebagai unsure penunjang Perguruan Tinggi dalam mencapai Visi dan Misi Perpustakaan.

Perpustakaan STT Mandala khususnya melayani Dosen , mahasiswa / mahasiswi dan karyawan / karyawati yang membutuhkan bahan pustaka.
Mahasiswa / mahasiswi dari luar dapat dilayani yang perguruan Tingginya tergabung dalam Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi se Jawa Barat dan memiliki kartu  Anggota Forum.

Prosedur Pelayanan Jasa Perpustakaan

Setiap pengunjung Perpustakaan harus mengisi daftar kunjungan Perustakaan / buku yang telah disediakan oeh petugas, pengunjung dari luar harus menyerahkan identitas kepada petugas perepustakaan.
Tas, Jaket dan topi harus disimpan ditempat yang telah disediakan.
Pengunjung dapat langsung ketempat koleksi buku, dirak / almari masing-masiong jurusan..
Setiap pengujung dilarang merokok di tempat koleksi buku.


16
Yang Diijinkan Meminjam

Mahasiswa / mahasiswi yang telah memiliki kartu anggota yang telah dikeluarkan oleh STT Mandala

Syarat menjadi Anggota Perpustakaan

1.  Mengisi formulir yang telah disediakan oleh petugas perpustakaan STT Mandala
2.  Menyerahkan pas photo ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) buah
3.  Mengisi dan menandatangani rekap yang telah disediakan oleh petugas
4.  Bagi mahasiswa/mahasiswi baru harus melampirkan fotocopy pembayaran uang kuiliah (daftar ulang)

Persyaratan Memijam Buku / Majalah / Jurnal

1. Mahasiswa /mahasiswi memiliki kartu anggota perustakaan yang masih berlaku
2. Belum luluis ujian / belum pernah minta bebas pinjaman buku
3.Tidak sedang dalam penangguhan pinjaman / pelanggaran karena sesuatu hal yang berhubungan dengan kegiatan perpustakaan.

Sistem klasifikasi yang dipakai di Perpustakaan Sekolah Tinggi Teknologi Mandala adalah Dewey Desimal Clasifikasion (DDC) contoh sebagai berikut :

000 = karya-karya umum
100 = Filsafat
200 = Agama
300 = Ilmu-ilmu Sosial
400 = Bahasa
500 = Ilmu Pasti dan Alam
510 = Matematika
520 = Astronomi
530 = Ilmu Fisika
540 = Ilmu Kimia
550 = Geologi
560 = Ilmu hayat Perpabakala
570 = Ilmu hayat
580 = Ilmu Tumbuhan
590 = Ilmu hewan
600 = Teknologi
610 = Ilmu kedokteran
620 = Teknik
630 = Pertanian
640 = Kerumah tanggaan
650 = Bisnis manajemen
660 = Teknik Kimia
670 = Perindustrian
680 = Produksi Barang Jadi / Akhir
690 = Konstruksi Bangunan


17
700 = Kesenian
800 = Kesusastraan]
900 = Geografi / Sejarah

Cara Mengajukan Pinjaman Buku / Majalah

1.  Pinjaman buku dapat dipinjamkan maksimal 2 (dua) buah dalam jangka waktu 1 (satu) minggu apabila masih diperlukan dapat diperpanjang maksimal 1 (satu) kali perpanjangan selagi tidak nada yang membutuhkan.
2.  Buku yang katalog berwarna merah (no.1), majalah, jurnal tidak dapat dibawa ke rumah, khusus dibaca diruang baca.

Pencarian Bahan Pustaka dapat dipandu :

- Sistem buku katalog masing-masing
- Sistem Komputer
- Minta bantuan kepada petugas pustaka

Pinjaman Tugas Akhir (TA) Proyek Akhir (PA)

1. Tugas Akhir (TA) Proyek Akhir (PA) hanya dapat dipinjam untuk dibaca diruang baca, tidak boleh dipinjam dibaca kerumah.
2. Untuk dibaca diruang baca harus mengisi buku pinjaman membaca diruang baca
3. Tidak boleh di photocopy / dibawa diluar ruang pustaka.

Tanggung Jawab Peminjam

1. Peminjam harus dapat menjaga buku pinjaman, kebersihan, keutuhan, kerusakan, selama belum dikembalikan.
2. Peminjam harus mebepati batas waktu yang telah ditentukan mengingat kemungkinan banyak yang menunggu.
3. Buku yang dipinjam tidak boleh dilipat atau dipakai untuk tutup kepala baik musim panas apalagi dimusim hujan.

Sanksi Peminjam

1. Keterlambatan mengembalian buku dari batas waktu yang telah ditentukan akan dikenakan sanksi / denda Rp. 500,-/buku sehari.
2. Buku yang dipinjam apabila hilang atau rusak diwajibkan mengganti sesuai buku-buku yang dipinjam dengan Edisi terbaru.
3. Bagi peminjam yang kena sanksi tetapi belum dapat menyelesaikan kewajibannya maka pelayanan selanjutnya ditangguhkan.

Layanan Internet

Untuk menambah wawasan yang lebih luas lagi Sekolah Tinggi Teknologi Mandala menyediakan pelayanan INTERNET untuk dosen, mahasiswa / mahasiswi dan masyarakat umum, tempatnya diruang perpustakaan selama jam kerja, dengan biaya sebagai berikut :
1. Mahasiswa / mahasiswi sebesar Rp. 3.000,- (tiga ribu rupiah)

18
2. Masyarakat umum dan mahasiswa dari luar STT Mandala sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu
    rupiah)
3. Pemakaian minimal 1 jam

DATA KOLEKSI BUKU PERPUSTAKAAN

No
Uraian
Teknik Mesin
Teknik Elektro
Teknik Sipil
Teknik Informatika
Jumlah
Judul
Exp
Judul
Exp
Judul
Exp
Judul
Exp


1
Buku Teks
1043
4131
752
2605
974
3463
1344
2755
4113
12964
2
Jurnal
17
115
13
88
24
137
16
124
70
464
3
Majalah
33
511
23
151
19
240
23
346
98
1248
4
Skripsi
552
562
291
292
537
537
213
213
1593
1593
5
Proyek Akhir
641
641
378
378
64
64
128
128
1211
1211
6
Kerja Praktek
688
688
310
310
689
689
421
421
2108
2108
7
Referensi
63
163
36
65
34
62
65
81
198
371
8
Diktat Kuliah
12
26
7
13
13
18
7
48
39
105
9
Petunjuk Praktikum
7
38
4
20
3
15
10
55
24
128
10
Penelitian Dosen
54
59
-
-
10
10
12
12
76
81

Jumlah
3110
6924
1814
3921
2367
5235
2239
4193
9530
20273

Buku Umum
-
-
-
-
-
-
2731
4610
2731
4610

Jumlah Total
3110
6924
1814
3921
2367
5235
4970
8803
12261
24883


DAFTAR PELAYANAN MAHASISWA

KAMPUS I
Loket 2 : Bidang kemahasiswaan
               -  Kartu mahasiswa (KTM/ATM BNI’46)
               -  Jaket almamater
               -  Pengajuan Beasiswa
               -  Nomor Pokok Mahasiswa (NPM)
               -  Pendaftaran wisuda

Loket 3 : Pengajuan, Pengambilan/Penyerahan  
                a). Formulir Permohonan Mahasiswa :
                     *  Permohonan   berhenti   studi  sementara / cuti  akademik  dan  aktif
                        kuliah.
                     *  Permohonan Evaluasi kelulusan Jenjang S-1 dan D-III
                     *  dll.   
                b). Formulir surat keterangan mahasiswa :
                   * Surat keterangan Jumlah SKS yang  telah ditempuh
                     * Surat keterangan masih aktif kuliah
                   * Surat keterangan tunjangan orangtua
                   * Surat keterangan asisten praktikum
                   * dll.



19
Loket 4,  5 : Administrasi Akademik Program Studi Teknik Sipil
                    * Pengambilan KRS mahasiswa baru
* Penyerahan KRS
* Pengambilan kartu hasil studi (KHS)
* Informasi jadwal perkuliahan, seminar, sidang dll.
* Pengambilan kartu ujian tengah semes terdan ujian akhir semester.

Loket 7, 8  : Administrasi Akademik Program Studi Teknik Elektro
                    * Pengambilan KRS mahasiswa baru
* Penyerahan KRS
* Pengambilan kartu hasil studi (KHS)
* Informasi jadwal perkuliahan, seminar, sidang dll.
* Pengambilan kartu ujian tengah semester dan ujian akhir semester
  
Loket 9      :  Bidang Keuangan Mahasiswa
                    * Pengambilan KRS mahasiswa melanjutkan/pindahan/mahsiswa lama.
                    * Pengambilan dan penyerahan kwitansi pembayaran : Biaya kuliah
                       Biaya  praktikum,  Biaya  kartu  KTM  / ATM BNI, Biaya Sidang, Biaya
                       Herregistrasi, dll.  

KAMPUS II
Kampus II   : Administrasi Akademik Program Studi Teknik Mesin
                    * Pengambilan KRS mahasiswa baru
* Penyerahan KRS
* Pengambilan kartu hasil studi (KHS)
* Informasi jadwal perkuliahan, seminar, sidang dll.
* Pengambilan kartu ujian tengah semester dan ujian akhir semester.

Kampus II   : Administrasi Akademik Program Studi Teknik Informatika
                    * Pengambilan KRS mahasiswa baru
* Penyerahan KRS
* Pengambilan kartu hasil studi (KHS)
* Informasi jadwal perkuliahan, seminar, sidang dll.
* Pengambilan kartu ujian tengah semester dan ujian akhir  semester

Kampus II  :  Pelayanan Praktikum
                      Pelayanan Kerja Praktek (KP)
                      Pelayanan Tugas Akhir (TA)






































































































 











































1 komentar:

  1. Permisi, numpang nanya gan :)

    Agan fiki alumni Stt Mandala?

    BalasHapus