Label

Rabu, 04 April 2012

Ekonomi Manajerial


Setiap tahun diseluruh dunia, jutaan perusahaan baru memasuki pasar dan jutaan perusahaan juga keluar dari pasar atau tutup. Hal ini berarti bahwa persaingan dunia usaha yang semakin ketat mengharuskan perusahaan untuk mengambil tindakan yang tepat dapat tetap menjaga kelangsungan usahanya. Oleh karena itu perusahaan melaksanakan berbagai kebijakan dalam mencapai tujuan utamanya yaitu untuk memaksimalkan laba.
      Seperti yang diketahui, untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan mengharapkan adanya peningkatan penjualan dan efisiensi biaya. Peningkatan penjualan terjadi karena adanya kepuasan dari pelanggan sehingga menimbulkan loyalitas pelanggan atas perusahaan. Hal ini diwujudkan oleh perusahaan melalui kualitas produk yang baik dengan harga yang bersaing yang harus dipenuhi selama pelaksanaan proses produksi sampai produk dihasilkan.
Dalam pencapaian efisiensi biaya selama proses produksi berjalan dilakukan dengan meminimalkan semua biaya yang timbul dari awal pelaksanaan proses sampai selesainya proses produksi. Jika perusahaan telah menjalankan hal-hal yang telah dijadikan standar, seperti berapa besarnya biaya produksi yang harus dikeluarkan, sehingga perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain dengan keunggulan yang dimilikinya dalam harga dan kualitas.Manajemen perusahaan harus mampu mengatur segala sesuatu yang dapat mempengaruhi seluruh proses dalam perusahaan. Jika hal tersebut dapat dipenuhi maka pencapaian tujuan perusahaan akan lebih mudah dicapai.   
Untuk melakukan proses produksi dalam suatu perusahaan, diperlukan adanya beberapa input faktor produksi untuk system produksi dalam perusahaan yang bersangkutan. Beberapa input yang diperlukan diantaranya bahan baku, tenaga kerja, dana yang tersedia untuk modal kerja, serta hal-hal lain yang diperlukan dalam system produksi perusahaan diantaranya bahan pembantu, perlengkapan dan sebagainya. Dimulai dengan pembahasan sifat-sifat dasar atau karakteristik biaya produksi. Hal itu mencakup biaya eksplisit dan implisit, biaya relevan atau biaya oportunitas, dan biaya tambahan. Kernudian kita akan menurunkan kurva jangka pendek dan jangka panjang untuk biaya total, rata-rata dan marginal suatu perusahaan.
Salah satu hal penting dalam analisis biaya diantaranya :
1.    Biaya eksplisit (explicit cost)
Berarti pengeluaran aktual perusahaan untuk mempekerjakan tenaga kerja, menyewa atau membeli input yang dibutuhkan dalam produksi. Termasuk didalamnya adalah upah tenaga kerja, harga sewa modal, perlengkapan, gedung, dan harga pembelian bahan mentah serta barang setengah jadi.

2.    Biaya implisit (implicit cost)
Berarti nilai input yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam aktivitas produksinya sendiri. Meskipun perusahaan tidak mengeluarkan sejumlah biaya aktual tertentu dalam menggunakan input tersebut, input-input itu tidaklah gratis, karena perusahaan dapat menjual atau menyewakan input yang dimiliki kepada perusahaan lain. Jumlah input yang dimiliki yang dapat perusahaan jual atau sewakan kepada perusahaan lain mencerminkan biaya produksi perusahaan yang memiliki dari menggunakan input-input tersebut. Biaya implisit meliputi gaji tertinggi yang dapat diperoleh oleh si pengusaha apabila bekerja di tempat alternatif terbaiknya (misalkan mengelola perusahaan lain), dan pendapatan tertinggi yang dapat diperoleh perusahaan dari menginvestasikan modalnya dalam alternatif lain yang paling mcnguntungkan atau menyewakan tanah dan bangunan yang dimiliki kepada penawar tertinggi (dibandingkan dengan menggunakan sendiri).


Untuk biaya eksplisit maupun implisit, perusahaan harus dipertimbangkan dalam mengukur biaya produksi diantaranya :
1.      Memasukkan biaya alternatif atau biaya uportunitas (alternative or opportunity cost) seluruh input baik yang dimiliki atau dibeli perusahaan, alasannya bahwa perusahaan tidak menahan input yang disewa jika input tersebut dibayar dengan harga yang lebih rendah dari harga yang dibayar oleh perusahaan lain.
2.      Biaya ekonomis (economic cost) seperti ini harus dibedakan dari biaya akuntansi (accounting cost), yang hanya mengacu pada pengeluaran aktual perusahaan atau biaya eksplisit, yang digunakan untuk membeli atau menyewa input. Biaya akuntansi atau biaya historis penting untuk laporan keuangan perusahaan dan untuk pajak. Bagi tujuan pengambilan keputusan manajerial (yang merupakan perhatian utama), biaya ekonomis atau biaya oportunitas adalah konsep biaya relevan (relevant cost) yang harus digunakan.
3.      Dalam mendiskusikan biaya produksi, kita juga harus membedakan antara biaya marginal dan biaya tambahan. Biaya marginal berarti perubahan biaya total untuk satu unit perubahan output. Sebagai contoh, jika biaya total adalah $140 untuk memproduksi 10 unit output dan $150 untuk memproduksi 11 unit output, biaya marginal dari unit ke-11 adalah $10.
4.      Biaya tambahan (incremental cost) di sisi lain, konsep yang lebih luas yang merujuk pada perubahan biaya total dari implementasi keputusan manajerial tertentu, seperti memperkenalkan produk baru, melakukan kampanye iklan, atau memproduksi sendiri komponen yang dibeli sebelumnya.

1.    ESTIMASI BIAYA
Estimasi biaya adalah memperkirakan kemungkinan jumlah biaya yang diperlukan untuk suatu kegiatan yang didasarkan pada suatu informasi yang tersedia saat itu.

Dalam estimasi biaya diperlukan analisis jangka pendek dan jangka panjang
1.      Analisis Jangka Pendek
Yaitu jangka waktu dimana sebagian faktor produksi tidak dapat ditambahkan jumlahnya, dengan membedakan antara biaya tetap total (total fixed cost/TFC) dengan biaya variabel total (total variable cost/TVC), biaya total (total cost/TC), biaya tetap rata-rata perunit ( average fixed cost), biaya variabel rata-rata perunit (average variable cost), dan biaya total rata-rata (average total cost) serta biaya marginal (marginal cost).
a.      Biaya tetap total (total fixed cost/TFC)
Yaitu keseluruhan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor produksi yang bersifat tetap.
Contoh : biaya tetap total PT. Omega Audio adalah pembelian gudang, dan work shop, mobil box (untuk pengiriman barang), pajak kepemilikan.

b.      Biaya variabel total (total variable costTVC)
Yaitu keseluruhan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh faktor produksi yang bersifat variabel.
Contoh : biaya tenaga kerja, pembelian barang, bahan bakar, pajak bea masuk, dan sebagainya.

c.       Biaya total (total cost/TC)
Keseluruhan biaya produksi yang digunakan untuk menghasilkan sejumlah output tertentu baik yang bersifat tetap maupun variabel.
Dengan rumus :  TC = TFC + TVC
d.      Biaya tetap rata-rata (average fixed cost/AFC)
Yaitu biaya tetap yang dibebankan kepada satu unit output.
Dengan rumus :   
Q = jumlah output yang dihasilkan dari penggunaan sejumlah biaya tetap total tertentu.
e.       Biaya variabel rata-rata (average variable cost/AVC)
Biaya variabel yang dibebankan kepada setiap unit output.
Dengan rumus : 
f.       Biaya total rata-rata (average total cost/ATC)
Yaitu biaya tetap rata-rata yang ditambahkan dengan biaya variabel rata-rata.
Dengan rumus : AFC + AVC
g.      Biaya marginal (marginal cost/MC)
Kenaikan biaya yang dikeluarkan perusahaan sebagai akibat kenaikan satu output, atau perubahan biaya total atau biaya variabel total akibat perubahan dalam jumlah output perunit.
1.      Estimasi Biaya Jangka Panjang
Estimasi jangka panjang yaitu jangka waktu dimana semua faktor produksi bersifat variabel (perusahaan tidak menghadapi biaya tetap).
Kurva biaya produksi jangka panjang ialah suatu kurva yang menunjukkan besarnya biaya produksi minimal yang dikeluarkan perusahaan pada berbagai kemungkinan tingkat output. Dalam periode produksi jangka panjang ada kecenderungan bahwa pada tingkat permulaan dengan semakin diperluasnya skala usaha akan meningkatkan efisiensi usaha, tetapi mulai titik tertentu perluasan usaha yang lebih lanjutakan berakibat semakin menurunnya efisiensi usaha secara keseluruhan. Skala usaha dimana tingkat efisiensi perusahaan mencapai nilaitertinggi disebut dengan skala usaha yang optimal (optimum scale of plant).
Skala usaha optimal secara grafis terlihat pada waktu kurva biaya rata-rata perunit output jangka panjang (LAC) mencapai nilai minimum. Jumlah output dimana LAC mencapai nilai minimum disebut tingkat output optimal (optimum rate of output).
Kurva biaya total jangka panjang (long-run total cost/LTC) diturunkan dari pola ekspansi perusahaan dan menunjukkan biaya total jangka panjang minimal dalam memproduksi berbagai tingkat output. Kurva biaya rata-rata dan marginal jangka panjang perusahaan diturunkan dari biaya total jangka panjang.

Contoh :
1.      Membuat Kurva Garis Ekspansi, Kurva LTC dan Kurva LMC dan LAC
Perusahaan untuk memproduksi 1 unit output (IQ), perusahaan menggunakan 4 unit tenaga kerja (4L) dan 4 unit modal (4K). Jika upall tenaga kerja (w) adalah $10 per unit dan harga sewa modal (r) juga $10 per unit, biaya total minimum untuk memproduksi output 1Q adalah :
(4L) ($10) + (4K) ($10) = $80
$80 doolar berada pada titik A' yang merupakan 1 unit output, selanjutnya untuk setiap output harga bertambah diselaraskan dengan garis persamaan antara modal dengan tenaga kerja sebanyak 30 orang.
Dari kurva LTC, kita dapat menurunkan Kurva biaya rata-rata Jangka Panjang dalam (Long-Run-Average Cost / LTC) dimana LAC diperoleh dengan membagi LTC dengan Q atau dengan rumus :
Untuk memproduksi 1Q diperoleh dengan cara LTC sebesar $80 dibagi 1 yang ditinjuk pada totok A", serta titik-titik selanjutnya pada kurva LAC diperoleh dengan cara yang dama.
Selanjutnya untuk menurunkan biaya marginal jangka panjang (long run marginal costs/LMC) yaitu dengan mengukur perubahan LTC per unit perubahan output. Dengan rumus :
Contoh
LMC, LAC
Peningkatan output dari 0Q menjadi 1Q yaitu dari S0 menjadi S80, sehingga LMC $80 diplot dari setengah dari jarak 0Q dan 1Q. peningkatan output dari 1Q menjadi 2Q mengalami peningkatan pada LTCdari $80 menjadi $100, atau sebesar $20 diplot pada 1,5 dan seterusnya. Bentuk hubungan antara LMC dan LAC sama dengan MC jangka pendek dan AVS atau ATC, sehingga kurva LMC memotong kurva LAC pada titik terendah kurva LAC juga LMC mencapai titik lebih rendah dibanding kurva LAC.
1.      Kurva Biaya Rata-rata dan Biaya Marginal Jangka Panjang
Kurva biaya rata-rata jangka panjang menunjukkan biaya produksi rata-rata terendah dalam memproduksi setiap titik output di mana perusahaan dapat mcmbangun pabrik yang paling tepat untuk memproduksi setiap tingkat output. Berdasarkan asumsi bahwa perusahaan dapat membangun empat skala pabrik (ditunjukkan minim SAC1,SAC2, SAC3, dan SAC4) sementara kurva diatas didasarkan asumsi bahwa perusahaan dapat membangun pabrik dalam jumlah yang lebih banyak skala pabrik dalam jumlah tidak terbatas.
Kurva diatas juga menunjukkan bahwa biaya rata-rata minimal untuk memproduksi output sebesar 1 unit (IQ) sebesar $40 dan dihasilkan ketika perusahaan beroperasi pada skala pabrik yang ditunjukkan oleh SAC, (skala pabrik terkecil yang mungkin) pada titik A". Perusahaan dapat memproduksi sebanyak 1,5Q dengan biaya rata-rata sebesar $50 dengan menggunakan skala pabrik yang ditunjukkan oleh SAC, atau skala pabrik yang kWh besar seperti ditunjukkan oleh SAC2 pada titik B*. Untuk memproduksi 2Q, perusahaan menggunakan skala pabrik SAC, pada titik C" ($50) dibanding menggunakan skala pabrik yang lebih kecil SAC, pada titik C* (titik terendah pada SAC1, yang menunjukkan biaya rata-rata sebesar $67). Sehingga perusahaan lebih fleksibel pada jangka painting dibandingkan dalam jangka pendek. Untuk memproduksi output sebesar 3Q, perusahaan bersifat indiferen antara menggunakan pabrik SAC2 atau menggunakan skala pabrik yang lebih besar, yaitu SAC) pada titik E* ($60). Biaya rata-rata minimal memproduksi 4Q ($30) dicapai ketika perusahaan memproduksi dengan menggunakan pabrik SAC3 pada titik G" (titik terendah pada skala SAC3). Untuk memproduksi output sebanyak 5Q, perusahaan beroperasi dengan menggunakan skala pabrik SAC3 atau skala pabrik yang lebih besar SAC4 pada titik J* ($60). Terakhir, biaya minimal untuk memproduksi 6Q dicapai apabila perusahaan beroperasi dengan menggunakan skala pabrik SAC4 (skala pabrik terbesar) pada titik R" ($50).
Jadi, jika perusahaan dapat membangun hanya empat skala pabrik seperti ditunjukkan pada kurva dibawah, kurva biaya rata-rata jangka panjang perusahaan akan menjadi A"B*C"E*G".1*R". Jika perusahaan dapat membangun lebih banyak skala pabrik, patahan pada titik B*, E*, dan J* akan menjadi kurang jelas, seperti ditunjukkan oleh grafik di bawah. Dengan batasan, seiring dengan meningkatnya jumlah skala pabrik yang dapat dibangun perusahaan pada masa jangka panjang, kurva LAC mendekati kurva basil yang ditunjukkan oleh kurva LAC. Sehingga kurva LAC bersingungan atau "envelope" dari herbagai kurva SAC dan menunjukkan biaya rata-rata minimal untuk memproduksi berbagai tingkat output dalam jangka panjang, apabila perusahaan dapat membangun segala macarn skala pabrik. Ingat bahwa hanya pada titik G" (titik terendah dari kurva LAC) perusahaan menggunakan skala pabrik yang optimum pada titik terendah. Di sebelah titik G", perusahaan beroperasi pada bagian yang menurun dari kurva SAC yang relevan.
Jangka panjang sering diartikan sebagai horizon perencanaan (planning horizon) karena perusahaan dapat membangun pabrik yang meminimumkan biaya produksi pada setiap tingkat output yang diharapkan. Sekali pabrik dibangun, perusahaan beroperasi dalam jangka pendek. Sehingga perusahaan merencanakan untuk jangka panjang dan beroperasi dalam jangka pendek.






1 komentar:

  1. FBS Indonesia – FBS ASIAN adalah salah satu Group Broker Forex Trading FBS Markets Inc
    yang ada di ASIA dimana kami adalah online support partner fbs perwakilan yang sah dipercayakan oleh perusahaan FBS untuk melayani semua klien fbs
    di asia serta fbs yang ada di indonesia.
    -----------------
    Kelebihan Broker Forex FBS
    1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. FBS MEMBERIKAN BONUS 5 USD HADIAH PEMBUKAAN AKUN
    3. SPREAD FBS 0 UNTUK AKUN ZERO SPREAD
    4. GARANSI KEHILANGAN DANA DEPOSIT HINGGA 100%
    5. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya
    Buka akun anda di fbsasian.com.
    -----------------
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
    Tlp : 085364558922
    BBM : fbs2009

    BalasHapus